SuaraCianjur.id- Dijelaskan secara khasiat dan manfaat dari tahnik dan siwak, bagi umat muslim.
Hal ini dijelaskan oleh dr.Zaidul Akbar, karena tahnik dan siwak memang sangat dianjurkan dalam Islam karena aktifitas ini dilakukan juga oleh Nabu Muhammad SAW.
Jadi apapun yang dilakukan oleh Rasulullah pasti memiliki nilai baik dan menekankan kebaikan yang harus diikuti.
Tahnik adalah sebauh cara memelihara kesehatan secara fisik yang diperkenalkan oleh Rasulullah SAW. Sementara siwak atau miswak adalah akar dari pohon Salvadora persica, yang dipakai untuk memberishkan gigi, gusi dan mulut.
Di dalam Islma menurut tahnik dan siwak, memiliki hokum yang sunnah. Menurut dr.Zaidul Akbar dengan menjelaskan konsep dasar di dalam Islam yakni keimanan.
Karena dikatakan oleh dr.Zaidul Akbar apa yang dilakukan oleh Rasulullah adalah cara yang baik dan benar.
"Kalau salah pasti dikoreksi Allah SWT. Nabi Muhammad SAW melakukan tahnik yaitu bayi baru lahir yang oleh bapaknya atau orang shaleh yang mulutnya terjaga. Tidak ada infeksi dan lainnya, diambil kurma lalu dikunyah. Diambil serpihan kurma dikunyah tadi untuk dilekatkan di langit-langit mulut bayi," ungkap dr.Zaidul Akbar dikutip dalam youtube dr. Zaidul Akbar Official, dilihat jumat (23/12/2022).
Dijelaskan oleh dr.Zaidul Akbar kalau hal ini berkhasiat untuk transfer bakteri dan bukan untuk dimakan oleh bayi, karena belum bias menelan makanan.
Dari hasil riset kata dr.Zaidul Akbar, dokter patologi anatomi menyebutkan apa yang dilakukan oleh Rasulullah adalah sebuah hal yang canggih.
Baca Juga: Simak Cara Cek Bansos PKH Balita di Link cekbansos.kemensos.go.id dan Cairkan Rp750.000
Bahkan di zaman Nabi, para sahabat meminta anaknya untuk turut di tahnik. Seharusnya sains menjelaskan bukan menentang karena Rasulullah tidak mungkin salah.
"Bahkan sahabat Nabi jika ada luka dan segala macam, Nabi Muhammad SAW meludahi para sahabat itu akhirnya sembuh dengan izin Allah SWt," terang dr.Zaidula Akbar.
Di dalam Islam urusan menjaga mulut adalah hal yang sangat luar biasa. (*)