SuaraCianjur.id - Kue tradisional biasanya terdapat mirip satu sama lain tetapi punya nama yang berbeda di setiap daerah. Termasuk kue Petulo khas Jawa Timur dan kue Putu Mayang khas Betawi.
Biasanya Petulo di bentuk menyerupai rambut yang digulung-gulung. Sementara putu mayang dibentuk seperti roll rambut.
Biasanya Petulo bentuknya lebih keriting dibandungkan dengan putu mayang.
Keduanya memiliki rasa yang sama karna terbuat dari bahan baku yang sama. Hanya saja perbedaanya terletak dari penyajian.
Kue petulo biasanya disajikan dengan surabi dan keran, sementara putu mayang hanya disajikan dengan saos kinca saja.
Untuk bahan dan cara pembuatan petulo dan putu mayang tidak ada bedanya. Tetapi untuk bentuk ada yang sama dan ada yang beda, tergantung pembuatnya.
Resep Kue Petulo
1. Bahan-bahan
Bahan Saos Kinca:
1. 3 sendok makan tepung maizena
2. 8 sendok makan air
3. gula merah (100 gr)
4. gula pasir (175 gr)
5. 1/2 sendok teh garam
6. 1/2 sendok teh vanili bubuk
7. 3 lembar daun pandan
8. santan kekentalan sedang (1500 ml)
Baca Juga: Karir Achraf Hakimi Terancam, Dituduh Lakukan Pemerkosaan Terhadap Seorang Perempuan
Bahan adonan kue:
1. 25 sendok makan tepung beras (250gr)
2. 3 sendok makan gula pasir (45gr)
3. 1/2 sendok teh garam
4. 1/2 sendok teh vanili bubuk
5. Santan (700 ml)
2. Cara membuat
Saos kinca:
1. masukan tepung maizena, larutkan dengan air, kemudian aduk rata sehingga semua bahan larut.
2. larutkan gula merah, gula pasir, garam, vanili, daun pandan, santan dan masukan larutan maizena.
3. aduk hingga rata dan masak hingga mendidih.
4. saring dan sisihkan
Adonan kue: