SuaraCianjur.id- Seorang Tiktokers Indonesia yang baru-baru ini menjadi viral akibat kontennya tentang estimasi biaya liburan ke Jepang.
Nama Ibnu Wardani menjadi buah bibir publik. Dia bersama istrinya liburan ke Jepang dan membuat konten yang menuai hujatan.
Yang menjadi masalah dalam konten yang dibuat oleh Ibnu Wardani adalah, dia dinilai terlalu berlebihan atau bisa disebut overclaim. Ibnu menyebut kalau budgeting untuk berliburan ke Jepang jauh di atas harga normal.
Bahkan banyak masyarakat di dunia maya menyebut kalau Ibnu Wardani hanya memperlihatkan kesombongannya.
"Babymoon ke Jepang sampai setengah miliar? Bahkan lebih mahal daripada Mercy aku? Menarik. Oke guys seperti yang kalian tahu, kayaknya fix banget nih aku bakal ke Jepang sama ayang untuk babymoon," begitu katya Ibnu Wardani dalam video yang diposting dalam akun TikTok pribadinya @IbnuWardani, dilihat Senin (6/3/2023).
Ibnu juga bilang kalau dirinya tidak mau membelikan tiket pesawat kelas ekonomi.
"Enggak mungkin banget aku beli economy class, kayak pas kemarin aku di Qatar. Pastinya untuk babymoon ini khusus banget, aku beliin business class sama ayang. Jadi aku pesan dua business class. Tiket business class itu Rp40 sampai 60 juta sekali berangkat," beber Ibnu.
Dia juga disebutkan memberikan estimasi dengan harga tiket pulang-pergi ke Jepang menggunakan pesawat business class dengan nilai Rp160 juta. Harga tersebut kata dia untuk dua orang saja.
"Bayangin ini baru tiket business class doang, sudah Rp160 juta," ucap Ibnu Wardani.
Selain itu, Ibnu Wardani juga memberikan estimasi untuk biaya hotel tempatnya menginap yang dinilai standar.
Kurang lebih kata dia butuh Rp45 juta selama waktu 10 hari berada di negeri Sakura tersebut. Kamar tersebut kata dia standar untuk tiga orang.
Buka Pintu Taksi
![Ibnu Wardani menyebut kalau baru buka pintu taksi di Jepang senilai 1,4 juta. Hal ini menjadi bahan hujatan dari netizen. [Foto: Tangkapan Layar Media Sosial Tiktok.]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2023/03/06/1-ibnu-wardani-menyebut-kalau-baru-buka-pintu-taksi-di-jepang-senilai-14-juta-hal-ini-menjadi-bahan-hujatan-dari-netizen.png)
Penjelasan Ibnu Wardani beralih ke soal transportasi. Disini banyak netizen yang dibuat heran dan gemas oleh pernyataannya.
Ibnu menyebut kalau baru membuka pintu taksi saja sudah harus membayar Rp1,4 juta.
Dengan hal itu, video tentang konten dari Ibnu Wardani menjadi bahan rujakan netizen.
Video tersebut turut direspon oleh seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Jepang. Dalam akun TikTok @pasutri_er dia memberikan tanggapan atas video konten dari Ibnu tersebut.
"Mohon maaf izin stitch ya mas videonya. Karena dengar-dengar dari videonya, dilihat itu buka taksi harganya Rp1,4 juta gitu. Tidak logis kalau menurut kita," kata dia.
Dia menceritakan kalau beberapa waktu lalu, dirinya pergi ke Jepang. Di memberkan estimasi biaya yang dia alami.
"Kebetulan aku kemarin berangkat ke Jepang dari Bali. Berangkat ke Jepang naik ekonomi dan nyampe kita turun di bandara naik taksi ke Ion sekitar 10 sampai 15 menit. Kira-kira taksirannya segitu ngabisinnya sekitar 4.500 yen. Kalau dihitung dengan hari ini=, cuma Rp112 ribu, tinggal dihitung saja ratenya," kata wanita tersebut menjelaskan.
Akun @pasutri_er menjelaskan soal estimasi harga yang diberikan Ibnu Wardani, tergantung dari jarak tujuan.
Jadi membuka pintu taksi hingga merogoh kocek sampai Rp1,4 juta dinilai tidaklah benar.
Bahkan akun TikTok @akarendrawarman turut memberikan komemntar atas konten video Ibnu Wardani.
"Aduh makin ke sini makin membagongkan sih overflexing. Sebelumnya, taksi open pintu Rp1,5 juta. Ini lagi kulihat full videonya tiket pesawat business class itu satu orang Rp40 juta. Aduh Mas, kuingetin nih ya mari kita lihat tiket pesawat,” ucap akun @akarendrawarman.
Dia pun membuka soal harga tiket pesawat yang dia pesan sehari sebelum keberangkatan ke Jepang.
"Aku pesan untuk besok berangkat, besok banget. Biasa tiket H-1 itu sudah mahal. Tapi ini besok business class, sekali berangkat cuma Rp24 juta. Ini maskapai yang tadi dibilang," bebernya.
Konten video Ibnu Wardani menjadi bahan rujakan publik du dunia maya. Bahkan di media sosial Twitter tak sedikit yang ikutan memberikan hujatan kepada Ibnu Wardani.
"Kurang tepat harusnya liburan 2 orang di Jepang itu ada di kisaran 20-30 Milyar. Biar sekalian jangan nanggung kalau gila mah," cuit akun @k***_.
Tak hanya itu banyak komentar lain yang menghujat Ibnu Wardani atas kontennya tersebut. (*)