SuaraCianjur.Id- Banyak orang menyukai kopi karena rasanya yang nikmat. Namun, jika ingin merasakan manfaat kesehatan dari kopi, disarankan untuk mengonsumsinya secara polos tanpa tambahan gula.
Rutin minum kopi dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu menurunkan berat badan.
Tidak hanya itu, kopi juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan lansia dengan mengurangi risiko terkena demensia.
Beberapa ahli telah mengungkapkan manfaat kopi dalam menurunkan risiko terkena demensia.
Demensia didefinisikan sebagai gejala yang terkait dengan penurunan fungsi otak, termasuk daya ingat.
Sebuah studi menunjukkan bahwa minum kopi dapat mengurangi risiko demensia hingga 65 persen.
Selain itu, penelitian pada tahun 2010 juga menunjukkan bahwa mengonsumsi dua hingga tiga cangkir kopi setiap hari dapat menjaga kesehatan otak.
Kemungkinan efek pencegahan demensia dari kopi berasal dari kandungan kafein yang memiliki antioksidan kuat. Neuron di otak sangat rentan terhadap stres oksidatif, yang dapat memicu peradangan saraf.
Akibatnya, proses ini dapat mengganggu perbaikan DNA, merusak sel saraf, dan menghancurkan mitokondria.
Baca Juga: Mediasi dengan Ferry Irawan Gagal, Venna Melinda: Fokus Saya KDRT, Bukan Perceraian
Selain itu, proses pemanggangan biji kopi dapat menghasilkan vitamin B3 dan asam klorogenat.
Kedua kandungan tersebut memainkan peran yang beragam dalam kesehatan otak dan pengelolaan gula darah.
Sebuah studi melibatkan orang sehat yang berusia antara 50-74 tahun menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi 2-3 cangkir kopi atau 3-5 cangkir teh setiap hari, serta 4-6 cangkir kopi dan teh dalam sehari, mengalami penurunan risiko demensia dan stroke.
Konsumsi flavonoid yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena Alzheimer.
Flavonoid yang banyak terkandung dalam kopi berfungsi dalam melindungi sel-sel otak dari cedera, mengurangi peradangan otak, dan memiliki manfaat lainnya. (*)
(*/Haekal)