Jangan Pernah Playing Victim, Bahaya!

Suara Cianjur

Minggu, 19 Maret 2023 | 15:45 WIB
Jangan Pernah Playing Victim, Bahaya!
Ilustrasi playing victim, ternyata tindakan tersebut berbahaya dan merugikan kesehatan mental (Freepik)

SuaraCianjur.Id- Playing victim adalah istilah yang merujuk pada perilaku seseorang yang secara sengaja atau tidak sengaja mengambil posisi sebagai korban dalam situasi tertentu. 

Dalam beberapa kasus, playing victim dapat menjadi strategi untuk memperoleh simpati atau keuntungan dari orang lain. Namun, perilaku ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental seseorang.

Dalam buku "The Drama of the Gifted Child" karya Alice Miller, playing victim disebutkan sebagai salah satu bentuk perlindungan diri dari rasa sakit emosional yang dialami seseorang pada masa kecil.

Namun, perilaku ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental seseorang jika dibiarkan terus-menerus dilakukan. Miller menyatakan bahwa "Jika kita ingin menyembuhkan luka-luka masa lalu, kita harus berhenti menjadi korban dan mulai bertanggung jawab atas hidup kita sendiri."

Penelitian yang dilakukan oleh psikolog sosial, Dr. Dana Dorfman, dan timnya juga menunjukkan bahwa playing victim dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Dalam jurnal "Social Science & Medicine", mereka menemukan bahwa orang yang cenderung memainkan peran korban dalam kehidupan mereka lebih rentan terhadap depresi, kecemasan, dan stres.

Untuk menghindari bahaya playing victim pada kesehatan mental, penting untuk mengambil tanggung jawab atas hidup kita sendiri dan mencari bantuan dari orang yang tepat. 

Dalam jangka pendek, playing victim mungkin dapat memberikan rasa lega atau simpati, tetapi pada akhirnya hanya akan memperburuk situasi kita dan mempengaruhi kesehatan mental kita secara negatif.

Dalam era sosial media yang semakin dominan, playing victim juga dapat menjadi lebih mudah dilakukan. 

Oleh karena itu, penting untuk memahami bahwa menjadi korban tidak selalu menjadi hal yang baik dan bahwa kita harus mengambil langkah untuk bertanggung jawab atas hidup kita sendiri dan mengambil kendali atas kesehatan mental kita. (*)

baca juga

(*/Haekal)

Sumber: Dorfman, D., Dahling, J., & Howell, J. P. (2013). Playing the Victim: An Examination of Victim Playing as a form of impression management. Social Science & Medicine, 98, 48-52.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Ditahan! Curhat pada Teman Bisa Pengaruh ke Kesehatan Mental

Jangan Ditahan! Curhat pada Teman Bisa Pengaruh ke Kesehatan Mental

Cianjur | Minggu, 19 Maret 2023 | 15:03 WIB

Kesehatan Mental, Bisa Sembuh Total?

Kesehatan Mental, Bisa Sembuh Total?

Cianjur | Minggu, 19 Maret 2023 | 14:55 WIB

Khawatir Dilupakan, Calvin Jeremy Nyaris Depresi

Khawatir Dilupakan, Calvin Jeremy Nyaris Depresi

Entertainment | Minggu, 19 Maret 2023 | 10:00 WIB

Terkini

LPSK Buka Suara soal Peluang Sekolah Islam Harapan Ibu Dapat Perlindungan Usai Temuan 995 Senjata

LPSK Buka Suara soal Peluang Sekolah Islam Harapan Ibu Dapat Perlindungan Usai Temuan 995 Senjata

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Shopee - Tokopedia Tunda Pungut PPh 22, Uang Seller Dikembalikan Mulai 14 Agustus

Shopee - Tokopedia Tunda Pungut PPh 22, Uang Seller Dikembalikan Mulai 14 Agustus

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:54 WIB

Beda Rice Cooker dan Magic Com, Jangan sampai Salah Pilih untuk Masak Nasi

Beda Rice Cooker dan Magic Com, Jangan sampai Salah Pilih untuk Masak Nasi

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:51 WIB

BRIN Kaji Panel Surya Generasi Baru untuk Dorong Kemandirian Energi Indonesia

BRIN Kaji Panel Surya Generasi Baru untuk Dorong Kemandirian Energi Indonesia

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Anggota Geng Motor di Deli Serdang Ditangkap Jual Sabu di Rel Kereta Api

Anggota Geng Motor di Deli Serdang Ditangkap Jual Sabu di Rel Kereta Api

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:48 WIB

Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump

Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:47 WIB

Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK

Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:46 WIB

Jebakan Narsisme Kebudayaan: Mengapa Delegasi Mahasiswa Harus Berhenti Sekadar Jadi 'Performer'

Jebakan Narsisme Kebudayaan: Mengapa Delegasi Mahasiswa Harus Berhenti Sekadar Jadi 'Performer'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:46 WIB

JPPI Minta Evaluasi Buku Pelajaran Tak Dimanfaatkan untuk Kepentingan Bisnis

JPPI Minta Evaluasi Buku Pelajaran Tak Dimanfaatkan untuk Kepentingan Bisnis

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Dari Kemiren untuk Kemiren: Kiprah Kang Edai Bersama Astra

Dari Kemiren untuk Kemiren: Kiprah Kang Edai Bersama Astra

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:45 WIB

×