SUARA CIANJUR- Ternyata ada rasa amarah yang dirasakan oleh Ahmad Dhani kepada Once Mekel, yang sudah lama dipendam sejak tahun 2010 silam.
Kini kesabaran Ahmad Dhani katanya sudah habis. Hubungan dirinya dengan mantan vokalis Dewa 19 itu, kian memanas.
Ahmad Dhani sudah memberikn somasi untuk Once Mekel, agar tidak membawakan aau menyanyikan lagu-lagu milik Dewa 19 ketika melakukan konser tunggal.
Ahmad Dhani juga mengatakan, dia sudah memendam amarah terhadap Once Mekel sejak tahun 2010. Kok bisa?
Melansir dari YouTube Seleb OnCam News, Sabtu (8/4/2023), Ahmad Dhani mengatakan kalau dirinya harus memberikan somasi kepada Once Mekel, terkait dengan karya lagu Dewa 19.
Dirinya mengakau begitu kesal dengan Once Mekel sekarang. Padahal selama ini, dirinya sudah sabar, ketika lagunya dinyanyikan oleh Once.
"Ya karena keselnya baru sekarang. Kemarin sabar," begitu kata Ahmad Dhani.
Ahmad Dhani yang merasakan sakti hati kepada Once Mekel sejak tahun 2010 silam, bari bisa terluapkan sekarang. Selama ini ayah dari Al,El dan Dul berusaha untuk tetap diam.
Sementara itu Ahmad Dhani mengakau kalau dirinya lebih memilih melupakan masalah tersebut dengan Once Mekel. Perdebatan dengan Oncem Mekel kata Ahmad Dhani juga sudah berakhir
"Yaudah kita lupain aja lah. Artinya perdebatan ini sudah selesai," begitu kata dia.
Banyak hikmah yang bisa diambil oleh Ahmad Dhani, dari polemic yang terjadi dengan Once Mekel.
"Perdebatan ini akhirnya menjadi hal menguntungkan, bagi pengarang lagu. Bukan penyanyi ya maaf-maaf saja," begitu kaya Ahmad Dhani.
Ahmad Dhani juga turut menyinggung soal Once Mekel yang pernah menyampaikan soal Undang-undang hak cipta. Apa yang disampaikan oleh Once kepada publik, itu sudah tidak berlaku lagi.
Karena perumusan dari UU Hak Cipta itu, dinilai membuat bingung. Jadi pihak LMKN akan segera melakukan revisi atas undang-undang tersebut.
"Kemarin kita sepakat ikut perumusan undang-undang hak cipta, karena banyak pertentangan dan LMKN menilai terlalu membingungkan. Mau direvisi undang-undang. Jadi yang biasanya dibilang Once itu, sudah tidak ada tuh undang-undangnya, jadi jangan marah Once," begitu kata dia. (*)