Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Dythia Novianty, Hiskia Andika Weadcaksana

Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
Penasihat Senior LAB 45, Andi Widjajanto dalam Konferensi Republik yang digelar di Gadjah Mada University Club, Yogyakarta, Sabtu (30/5/2026). [Suara.com/Hiskia]
baca 10 detik
  • Tokoh nasional dan akademisi menghadiri Konferensi Republik di Yogyakarta pada Sabtu, 30 Mei 2026 untuk membahas masa depan bangsa.
  • Andi Widjajanto menyoroti adanya regresi demokrasi melalui pelemahan hukum prosedural yang memicu kekhawatiran serius bagi stabilitas negara saat ini.
  • Kesamaan kekhawatiran pasar global dan masyarakat sipil terhadap kebijakan ekonomi sentralistis menjadi peluang unik untuk menyelamatkan demokrasi Indonesia.

Suara.com - Sejumlah tokoh nasional dan akademisi berkumpul dalam Konferensi Republik yang digelar di Gadjah Mada University Club, Yogyakarta, Sabtu (30/5/2026).

Pertemuan besar ini menyoroti arah masa depan bangsa serta mencari solusi dari berbagai tantangan yang tengah dihadapi Indonesia.

Penasihat Senior LAB 45, Andi Widjajanto, yang hadir sebagai salah satu pembicara utama, memaparkan dinamika politik Indonesia sejak era Reformasi 1999 hingga situasi terkini di tahun 2026.

Ia menilai Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan berat berupa regresi atau kemunduran demokrasi yang terjadi lewat pelemahan hukum secara prosedural.

Mantan Gubernur Lemhannas tersebut, sempat berkelakar alasan di balik pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi pelaksanaan konferensi ini, ketimbang menggelarnya di ibu kota Jakarta.

"Kenapa sih acaranya di Jogja, bukan di Jakarta? Ya jawaban saya, 'karena Jakarta lagi mikir MSCI dengan IHSG.' Di Jogja kami bisa mikir Republik," kata Andi.

Ilustarsi [Suara.com/Ist/MSCI-Gemini]
Ilustarsi IHSG dan MSCI. [Suara.com/Ist/MSCI-Gemini]

Lebih lanjut, Andi menjelaskan adanya fenomena unik di mana narasi kritis dari kelompok masyarakat sipil kini justru sejalan dengan respons yang ditunjukkan oleh pasar keuangan global terhadap situasi di dalam negeri.

Menurutnya, pasar global memberikan sinyal koreksi karena adanya kekhawatiran terhadap perubahan arah kebijakan ekonomi Indonesia.

Jika tata kelola ekonomi bergeser ke arah yang terlalu terpusat, hal tersebut berisiko memicu respons negatif dari para pelaku pasar internasional.

baca juga

"Masyarakat sipil berharap MSCI galak mengoreksi Indonesia, karena koreksi MSCI, fusi, S&P tentang Indonesia adalah koreksi-koreksi tentang ekonomi yang akan diubah menjadi ekonomi yang sentralistis, menjadi ekonomi komando," ungkapnya.

Situasi ini dinilai memicu kekhawatiran global yang berujung pada potensi penarikan modal asing secara besar-besaran dari Indonesia.

Namun di sisi lain, kesamaan keresahan antara pasar global dan masyarakat sipil ini dianggap sebagai momentum yang jarang terjadi.

"Lalu pasar dunia mengatakan, 'Kalau itu yang terjadi di Indonesia, kami enggak mau.' Mereka pergi, capital outflow. Pada saat ini jarang terjadi bahwa bahasa pasar global kepentingannya narasinya mirip-mirip dengan narasi masyarakat sipil. Itu celah yang unik, peluang unik yang harus kita manfaatkan," jelasnya.

Andi menaruh harapan besar pada forum ini agar mampu menghasilkan pemikiran konkret demi menyelamatkan demokrasi Indonesia.

Ia berharap atmosfer Yogyakarta dapat memberikan ruang berpikir yang lebih jernih dan berfokus pada kepentingan negara dalam jangka panjang.

Ilustrasi transaksi pasar modal. [Ist]
Ilustrasi transaksi pasar modal. [Ist]

"Semoga kita tidak salah memilih Jogja sebagai tempat, karena Jakarta masih mikir harga saham, sementara Jogja kita bisa mikirin Republik," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

IHSG Ambles 8,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 1.190 Triliun

IHSG Ambles 8,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 1.190 Triliun

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:11 WIB

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:27 WIB

Airlangga Bantah IHSG Jeblok Gegara Pemerintah Bentuk BUMN Ekspor PT DSI

Airlangga Bantah IHSG Jeblok Gegara Pemerintah Bentuk BUMN Ekspor PT DSI

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:39 WIB

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:50 WIB

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

×