SUARA CIANJUR- PSSI berencana akan menghapus kebijakan terkait pemusatan latihan (TC) dalam jangka waktu yang panjang, untuk Timnas Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri.
Seperti yang diketahui, kalau TC jangka panjang selama ini diterapkan untuk Timnas Indonesia, sebagai langkah persiapan untuk menghadapi pertandingan dalam sebuah turnamen.
PSSI akan menghilangkan TC jangka panjang karena diyakini, kalau kualitas dari para pemain skuad Garuda terbentuk ketika mereka berlaga di kompetisi bersama klubnya masing-masing.
Maka dari, pemanggilan terhadap para pemain Timnas Indonesia akan dilakukan oleh mereka tidak dalam menjelang waktu pertandingan akan dimulai.
"Di dunia mana pun kan pemain-pemain itu besarnya di klub. PSSI akan berusaha ke depan, TC jangka panjang tidak akan dilakukan lagi," ungkap Indra Sjafri.
Kebijakan itu, mulai diterapkan oleh PSSI terhadap skuad Timnas Indonesia U22 yang akan berlaga di SEA Games 2023 Kamboja.
Timnas Indonesia U22 juga kini berada di bawah instruksi Indra Sjafri.
"Sesuai dengan kesepakatan pelatih klub. Kalu dia bermain reguler silahkan bermain di klubnya. Kalau tidak bermain reguler, datang ke TC Timnas Indonesia U22. Ini pemain-pemain yang tidak bermain, sudah datang semua," terang Indra Sjafri.
Diinformasikan sebelumnya, jika Indra Sjafri sudah memanggil sebanyak 36 pemain untuk hadir dalam TC Timnas Indonesia U22 di Jakarta.
Kegiatan itu dimulai dari tanggal 1 April 2023. Sebanyak 33 nama berasal dari klub Liga 1 2022/2023, sementara sisanya datang dari klub Liga 2.
Indra juga turut memanggil sebanyak tujuh pemain Timnas Indonesia U20, yang batal untuk tampil di Piala Dunia u20 2023.
Mereka adalah Dony Tri Pamungkas, Ahmad Maulana, Daffa Fasya, Muhammad Ferarri, Hokky Caraka, Ronaldo Kwateh dan Marselino Ferdinan.
TC bagi skuad yang akan bertarung di SEA Games 2023 dilakukan hingga jadwal keberangkatan mereka, pada tanggal 24 April 2023. (*)