SUARA CIANJUR- Sebuah acara komedi fenomenal tahun 2004 hingga 2009, yaitu Extravaganza. Salah satu pengisi acaranya adalah Ananda Omesh, ia mulai bergabung pada 2007 dengan melewati audisi kampus extravaganza.
Omesh mengatakan alasan pertama mengikuti ajang kampus extravaganza ini karena, ia saat sekolah mengikuti kabaret teater.
Lalu, ia merencanakan dengan delapan temannya dari Sukabumi untuk mengikuti casting. Tetapi, dari delapan hanya dua yang lolos, Ananda Omesh dengan Bobby Maulana (Trio Ubur-ubur).
“Saya waktu dulu itu gara-gara kan dari sekolah itu ikutan cabaret teater gitu, terus janjian sama temen-temen berdelapan casting mumpung ada di Bandung. Ternyata Alhamdulillah yang lolos saya sama Bobby Maulana, kebetulan saya ketua teater 2004 dia ketua 2006,” kata Ananda Omesh.
Sebelum mengikuti ajang kampus extravaganza, ia sempat menjadi salah satu dari 50 ribu orang penonton roadshow extravaganza di Bandung. Ia pun mengucap bahwa akan ada di panggung, dan bermain bersama personil extravaganza senior.
“Saya tonton bareng sama keluarga dari zaman 2004 kan itu saya masih SMA jadi nonton biasa di rumah, sambil nonton tuh tapi dalam hati ngebatin kayaknya gua harus ada di panggung itu bareng sama mereka,” ujar Omesh.
“Suatu saat kayaknya gua harus ada di panggung itu ngucap bulet banget, dan ikut audisi extravaganza di Bandung dengan peserta lebih dari 3 ribu orang yang ikut, yang jadinya gue sama Indra Birowo,” sambung Ananda Omesh.
Ananda Omesh pun bercerita bahwa, ia banyak belajar dari personil-personil yang mengisi acara fenomenal itu. Dari Ronald ia belajar harus bisa jadi pengatur flow dan plot, dari Tike ia belajar karakter karena sama-sama orang sunda.
“Dari the Tike itu karakter gitu, buat saya kan saya dulu dibilang begini ketika masuk televisi terutama membawakan program-program sebagai host ‘lu kayaknya terllau sunda’” ujar Omesh.
Baca Juga: 16 Anak Jadi Korban PencabulanOknum Guru Agama di Aceh
Ada juga ia belajar dari Tora Sudiro, bahwa sampai sekarang selalu menjadi role modelnya Omes.
Mulai dari berdandan saat bermotor, hingga memiliki kesamaan satu idola dalam fahion stylenya. Dan dari Aming ia belajar bahwa, Aming bisa menciptakan karakter yang sellau dibicarakan orang sampai detik ini.
Terakhir dari Indra ia belajar tentang kehangatan pertemanan. (*)
Sumber: YouTube RoTivi Media
(*/Haekal)