SUARA CIANJUR- Teruntuk para pemudik dengan tujuan ke wilayah Kabupaten Cianjur diminta untuk berhati-hati dan tetap waspada dengan potenis bencana alam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, mengimbau supaya para pengguna jalan yang sedang melakukan perjalanan mudik nanti, bisa lebih ketika mlintas di daerah rawan bencana.
Khususnya bagi para pemudik yang memiliki tujuan ke wilayah Cianjur Selatan karena rawan terjadi bencana alam termasuk bencana longsor.
Kepala BPBD Cianjur, Dindin menyampaikan, wilayah Cianjur memang termasuk dalam zona merah bencana yang ada di wilayah Provinsi Jawa Barat.
Hal itu kata dia terjadi dari wilayah Utara sampai Selatan, tepatnya dari kawasan Puncak-Cipanas, Campaka-Sukanagara sampai dengam Sindangbarang-Naringgul.
Mengingat curah hujan ayng sewaktu-waktu bisa turun dengan intensitas tinggi, maka para pemudik untuk bisa lebih waspada lagi, ketika di jalan.
"Curah hujan masih tinggi terutama di wilayah Selatan, sehingga perlu diwaspadai pemudik yang akan melintas. Termasuk di wilayah Cianjur Timur, yang rawan terjadi pohon tumbang. Jadi pemudik diminta untuk ekstra waspada," imbau Dindin.
Menurut Dindin, untuk wilayah selatan seperti daerah Campaka hingga Cibinong, dikatakan rawan longsor yang bisa menutupi landasan jalan. Jadi pemudik yang akan berencana melintas di jalur tersebut, utnuk tidak memaksakan diri saat hujan sedang turun dengan deras.
Termasuk pada sepanjang jalur Sukanagara menuju Kadupandak, Cijati dan Leles. Kata dia selain rawan longsor, jalan juga kerap banjir dan amblas saat hujan deras dengan waktu lebih dari dua jam lamanya.
Baca Juga: Boy William dan Ayu Ting Ting Makin Mesar Lebih Dekat, Sepertinya Makin Serius Nih
Maka dari itu pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak setempat untuk menempatkan petugas siaga di jalur rawan bencana, ketika arus mudik sudah berjalan.
"Kami akan berkoordinasi dengan aparat setempat untuk menempatkan anggota dan relawan, di sepanjang jalur mudik wilayah Selatan, terutama malam hari. Supaya pemudik bisa diimbau gambaran sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman,"kata dia. (*)