Polda Jabar pastikan Rekayasa One Way Arus Mudik Tidak Tutup Arus Kendaraan dari Bandung ke Jakarta

Suara Cianjur

Jum'at, 14 April 2023 | 16:04 WIB
Polda Jabar pastikan Rekayasa One Way Arus Mudik Tidak Tutup Arus Kendaraan dari Bandung ke Jakarta
Ilustrasi Tol Cikampek. Polda Jawa Barat memastikan jika arus one way tidak akan menutup arus kendaraan yang datang dari arah Bandung menuju Jakarta. (Foto: Suara.com / ANTARA/HO-Jasa Marga)

SUARA CIANJUR- Kepolisian memastikan kalau rekayasa lalu lintas yang akanditerapkan dalam arus mudik lebaran tahun 2023 ini, tidak akan menutup arus kendaraan dari arab Bandung Jakarta.

Menurut Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat, dipastikan arus one way atau satu arah pada saat pengaturan mudik Lebaran 2023 yang dilakukan di Jalur Tol Trans Jawa, tidak akan menutup arus kendaraan ang datang dari Bandung menuju Jakarta.

Menurut Dirlantas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Wibowo, penerapan rekayasa one way dipastikan akan diterapkan dari KM 70 Tol Cikampek-Palimanan, atau dari kawasan Gerbang Tol Cikatama ke arah timur.

Jadi one way dari arah barat kata dia dilakukan setelah Simpang Susun Cikampek.

"Jadi kalau tahun lalu itu one way mulai dari KM 47 dan itu konsekuensinya menutup arus dari arah Tol Purbaleunyi, yang mengarah ke Jakarta. Kalau sekarang, one way mulai dari KM 70," ungkap Kombes Pol Wibowo di Mapolda Jabar.

Namun rekayasa lalu lintas contra flow kata dia, berpotensi bisa saja diterapkan di jalur B (atau jalur arah Jakarta, mulai dari KM 47. Hal itu karena terkini Tol Jakarta-Cikampek sudah punya empat lajur ditambah dengan bahu jalan.

"Kalau pun diberlakukan contra flow nantinya tetap menyisakan dua lajur, dari arah Bandung yang menuju ke Jakarta," jelasnya.

Kebijakan one way yang diterapkan mulai dari KM 70, dilakukan sebagai langkah antisipasi adanya kendaraan pemudik yang tertahan di jalur Tol Purbaleunyi, akibat adanya penerapan one way yang dilakukan di KM 47 seperti yang terjadi di tahun lalu.

"Intinya masyarakat yang dari arah Bandung itu tidak akan kita tutup. Kalau terjadi rekayasa, itu pun adalah contra flow," tegas Wibowo.

Bisal terjadi penerapan contra flow, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah tahap seperti dari menyediakan pembatas jalan, sampai petugas yang aharus disiagakan.

Bukan itu saja, arus dari Jakarta menuju ke Bandung bakal diarahkan supaya tetap di Jalur A agar bisa masuk ke Tol Purbaleunyi, dan tidak masuk ke lajur contra flow.

Namun semuanya akan disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang terjadi saat di lapangan nanti. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Simak Ini Jadwal Penerapan 3 Sistem Rekayasa  Lalin Mudik Lebaran Tahun Ini, Hindari 2 Tanggal Puncak Arus Kendaraan

Simak Ini Jadwal Penerapan 3 Sistem Rekayasa Lalin Mudik Lebaran Tahun Ini, Hindari 2 Tanggal Puncak Arus Kendaraan

| Kamis, 13 April 2023 | 20:06 WIB

Besok Diprediksi Jadi Puncak Arus Mudik Pertama di Lebaran Idul Fitri Tahun Ini?

Besok Diprediksi Jadi Puncak Arus Mudik Pertama di Lebaran Idul Fitri Tahun Ini?

| Kamis, 13 April 2023 | 19:05 WIB

Dilapisi Kawat Berduri, Gerbang DPR Terancam akan Digeruduk Demonstran Gebrak

Dilapisi Kawat Berduri, Gerbang DPR Terancam akan Digeruduk Demonstran Gebrak

| Selasa, 14 Maret 2023 | 11:48 WIB

Terkini

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:36 WIB

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Kalbar | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:20 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Jakarta | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:06 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB