SUARA CIANJUR - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa federasi sepak bola Indonesia sedang menghadapi masalah utang yang mencapai jumlah yang signifikan, yaitu hampir Rp100 miliar.
Utang ini disebabkan oleh kebijakan pengurus PSSI sebelumnya yang membebani keuangan federasi.
Arya Sinulingga mengakui bahwa utang tersebut telah menimbulkan ancaman dan somasi dari pihak yang menagih hutang kepada PSSI.
Hal ini menempatkan PSSI dalam posisi yang sulit dan memerlukan upaya serius untuk melunasi utang tersebut.
Salah satu sumber utang terbesar yang diungkapkan Arya berasal dari akomodasi kegiatan PSSI.
Biaya yang harus ditanggung oleh federasi untuk mendukung berbagai kegiatan sepak bola di Indonesia, termasuk biaya pemain naturalisasi, menjadi beban utama yang mengakibatkan hutang tersebut.
Menanggapi situasi ini, Arya Sinulingga menyatakan bahwa PSSI telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah hutang ini.
Mereka berkomitmen untuk mencari solusi yang tepat guna melunasi utang dan memastikan keberlanjutan keuangan federasi. (*)