SUARA CIANJUR - Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengunjungi lokasi terdampak bencana alam gempa bumi Cugenang tahun lalu bersama istri dalam kunjungan terbarunya.
Herman Suherman berbicara tentang perbaikan yang telah dilakukan di lokasi bencana tersebut.
Selain itu, Herman Suherman juga memberikan informasi terkait kondisi bangunan di lokasi tersebut usai diperbaiki oleh pemerintah.
"Saya bersama istri mampir dan meninjau lokasi terjadinya bencana alam gempa bumi Cugenang tahun lalu, yang saat ini sudah diperbaiki dan sudah bagus serta kokoh bangunannya, dan bisa dijadikan sebagai destinasi wisata," ungkap Bupati Herman Suherman dikutip dari Instagram resminya @h.hermansuherman, Senin, 4 September 2023.
Bupati juga mengingatkan warga Cugenang untuk tetap waspada terhadap potensi gempa bumi di wilayah tersebut.
"Bencana alam sudah berlalu, namun kita harus tetap waspada khususnya warga Cugenang karena di wilayah kita ada patahan gempa bumi baru," tambahnya.
Bupati Suherman juga menyampaikan doa untuk para korban yang telah meninggal dalam bencana tersebut.
"Mari kita doakan almarhum dan almarhumah yang syahid karena gempa bumi dan semoga Allah ampuni segala dosanya dan diberikan kebahagiaan syurga yang penuh kenikmatan," kata Bupati.
Ia juga memberikan dorongan kepada penyintas gempa untuk melanjutkan kehidupan mereka dan jangan menyerah meski dalam kondisi yang sulit.
"Dan bagi penyintas gempa kita lanjutkan kehidupan kita untuk meraih hari esok yang lebih baik," ujar Bupati.
Bupati Cianjur juga mengumumkan bahwa tahap keempat pemulihan pasca-gempa sedang berlangsung.
Orang nomor satu di Cianjur itu meminta agar masyarakat sabar menunggu terkait bantuan dana tunggu hunian selama 6 bulan.
Bantuan tersebut diperuntukkan untuk penyintas dengan kategori berat.
"Tahap keempat masih kita proses baik yang pengajuan baru ataupun yang banding dan langsung verifikasi lapangan, dan insyaallah semoga dana tunggu hunian selama 6 bulan sejak gempa bisa segera diterima oleh penyintas dengan kategori berat," paparnya.
Ia juga mengumumkan bahwa bantuan dana tunggu sebesar Rp 500 ribu per bulan per kepala keluarga akan segera diberikan kepada penyintas yang rumahnya mengalami kerusakan berat. Beliau mendesak agar dana tersebut digunakan sesuai instruksi Pemerintah Pusat, yaitu untuk menyewa rumah.
"Secepatnya dalam bulan ini akan disalurkan sehingga masing-masing penerima akan mendapat dana tunggu Rp 3 juta per orang, digunakan untuk menyewa rumah dan tidak lagi tinggal di dalam tenda atau hunian sementara," katanya dikutip dari Antara.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan penyintas bahwa setelah menerima dana tunggu hunian, tidak diperbolehkan lagi ada tenda sementara disekitar rumah yang rusak.
"Biaya tunggu hunian bisa digunakan untuk sewa rumah sambil menunggu pembangunan rumahnya yang rusak berat atau membuat huntara selain dari terpal," jelas Bupati.
Bupati Cianjur akhirnya mengajak seluruh warga Cianjur untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas, ketertiban, dan kenyamanan Kabupaten Cianjur.
"Agar kita bisa segera terus membangun untuk kehidupan di Cianjur yang lebih baik," pungkasnya, sembari memberikan semangat bagi semua warga Kabupaten Cianjur untuk berkolaborasi dalam upaya pemulihan dan pembangunan yang lebih baik.(*)