Kenaikan Harga Beras di Sumut Diharap Tidak Memicu Penambahan Angka Kemiskinan

Deli

Senin, 19 September 2022 | 18:24 WIB
Kenaikan Harga Beras di Sumut Diharap Tidak Memicu Penambahan Angka Kemiskinan
Sembako di pasar tradisional (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Berdasarkan pantauan PIHPS Sumut, dalam sebulan terakhir terjadi kenaikan harga beras dalam rentang Rp200 hingga Rp400 per Kg nya. Mulai dari jenis beras kualitas bawah, medium hingga yang super. 

Walaupun di Kota Medan harga beras masih terpantau stabil. Bahkan, beberapa jenis beras medium dan premium belakangan harganya mengalami penurunan.

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengatakan beras merupakan bahan makanan pokok, sangat sensitif terhadap perubahan daya beli masyarakat. Bahkan, kemampuan dalam pengendalian harga beras ini menjadi kunci keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan tingkat kemiskinan masyarakat di suatu daerah.

Menurutnya, sejauh ini indikasi kesejahteraan petani khususnya petani tanaman pangan (padi) secara nasional indeksnya masih di atas 100.

“Tepatnya di angka 108,82 pada Agustus 2022. Ini menunjukkan bahwa daya beli petani tanaman pangan khususnya padi secara nasional masih terjaga. Akan tetapi daerah lain seperti Sumatera Utara itu nilai tukar petani (NTP) tanaman pangannya ada di level 95.14, daya belinya memang mengalami tekanan. Dan bila dirinci lebih mendetail, sebenarnya indeks yang diterima oleh petani tanaman pangan si sumut sebesar 106.66,” jelas Gunawan Benjamin, Senin (19/9/2022).

Walau begitu, Gunawan Benjamin mengatakan, indeks harga yang dibayar petani lebih tinggi di level 112,12. Hal ini menunjukkan bahwa pengeluaran petani untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ditambah biaya produksi, angkanya masih lebih besar dibandingkan dengan harga yang diterima dari penjualan gabah atau berasnya. 

“Jadi tantangan Sumut ada di situ,” katanya. 

Gunawan menuturkan, dalam sebulan terakhir harga di Sumut untuk beras kualitas bawah yang sebelumnya Rp9.900 hingga Rp10.400 per Kg, saat ini menjadi Rp10.100 hingga Rp10.750 per Kg nya. 

Sementara untuk beras medium, berada di kisaran angka Rpp11.400 sampai Rp11.550 sebulan lalu. Namun saat ini dijual dengan harga Rp11.700 hingga Rp11.750.

Sedangkan untuk beras kualitas super, semula dijual dengan harga Rp12.300, saat ini berada di angka Rp12.500 hingga Rp12.700 per Kg.

Sejauh ini pantauan harga beras di Sumut naik dalam rentang Rp15 ribu hingga Rp30 ribu per karungnya. 

“Jika harga beras naik terus nantinya angka kemiskinan bisa bertambah. Tetapi kalau tidak naik, petani di Sumut yang indeksnya di bawah seratus akan terjebak dalam stagnasi yang juga bisa berujung pada penurunan daya beli di bawah angka garis kemiskinan. Jadi pemulihan daya beli petani itu ada pada pengendalian harga gabah yang seharusnya bisa dinaikkan di wilayah Sumut,” paparnya.

“Ditambah lagi kenaikan harga barang atau inflasi di pedesaan harus bisa ditekan untuk mengurangi pengeluaran para petani. Jadi Sumut tengah berhadapan dengan dilema saat ini, khususnya terkait pengendalian daya beli petani, atau justru menekan angka kemiskinan secara keseluruhan di Sumut,” tambahnya.

Oleh karena itu, Gunawan menyarankan pemerintah untuk mengambil kebijakan alternatif, yaitu memberikan bantuan sosial yang tepat sasaran bagi petani padi saat harga gabah sulit untuk dinaikkan.

Selain itu bisa juga dengan menambah bantuan sosial pada masyarakat miskin saat gabah terpaksa harus naik harganya. Dan masih ada beberapa skenario kebijakan lain yang bisa diambil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Resesi Global di 2023 Diprediksi Bisa Merembet ke Krisis Sosial

Resesi Global di 2023 Diprediksi Bisa Merembet ke Krisis Sosial

Deli | Senin, 19 September 2022 | 18:22 WIB

Fluktuasi Harga Pangan di Sumut Masih Condong ke Deflasi

Fluktuasi Harga Pangan di Sumut Masih Condong ke Deflasi

Deli | Jum'at, 16 September 2022 | 16:39 WIB

Dampak Kenaikan BBM Bersubsidi, Harga Beras di Semarang Ikut Meroket

Dampak Kenaikan BBM Bersubsidi, Harga Beras di Semarang Ikut Meroket

Jawa Tengah | Rabu, 14 September 2022 | 16:15 WIB

Harga Cabai Merah di Medan Anjlok Hingga Mencapai 30%

Harga Cabai Merah di Medan Anjlok Hingga Mencapai 30%

Deli | Senin, 12 September 2022 | 16:09 WIB

Seminggu Harga BBM Naik, Rupiah dan IHSG Justru Menguat

Seminggu Harga BBM Naik, Rupiah dan IHSG Justru Menguat

Deli | Jum'at, 09 September 2022 | 18:29 WIB

Imbas BBM, Harga Beras dan Cabai di Tegal Ikut Melambung, Pembeli Pusing: Penghasilan Tidak Ikut Naik

Imbas BBM, Harga Beras dan Cabai di Tegal Ikut Melambung, Pembeli Pusing: Penghasilan Tidak Ikut Naik

Jawa Tengah | Jum'at, 09 September 2022 | 15:38 WIB

Pastikan Stok Beras Aman, Ganjar Cek Gudang Bulog Ngabeyan Sukoharjo

Pastikan Stok Beras Aman, Ganjar Cek Gudang Bulog Ngabeyan Sukoharjo

Jawa Tengah | Kamis, 08 September 2022 | 19:52 WIB

Terkini

Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Mengamuk Lumat Curacao 7-1

Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Mengamuk Lumat Curacao 7-1

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 02:15 WIB

Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol

Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 00:56 WIB

Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 00:44 WIB

Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti

Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 00:25 WIB

Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi

Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 00:18 WIB

Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?

Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 00:12 WIB

Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan

Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 00:05 WIB

Sering Ditagih Warga, Alasan Kapolres Bekasi Kombes Sumarni Hubungi Sony Sonjaya Terungkap

Sering Ditagih Warga, Alasan Kapolres Bekasi Kombes Sumarni Hubungi Sony Sonjaya Terungkap

Jabar | Minggu, 14 Juni 2026 | 23:36 WIB

Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?

Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?

Jabar | Minggu, 14 Juni 2026 | 23:21 WIB

Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang

Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang

Jabar | Minggu, 14 Juni 2026 | 23:09 WIB