Pengusaha Ini Yakin AS Akan Jatuh ke Jurang Resesi pada Tahun 2023

Deli

Kamis, 29 September 2022 | 16:33 WIB
Pengusaha Ini Yakin AS Akan Jatuh ke Jurang Resesi pada Tahun 2023
Gedung Bank Sentral Amerika Serikat. (Istimewa.)

Stanley Druckenmiller, pengusaha asal Amerika Serikat (AS), yakin kalau Negeri Paman Sam akan jatuh ke jurang resesi pada tahun 2023.

Penyebab utama resesi itu, kata Stanley kepada CNBC, Rabu (29/9/2022), adalah kebijakan pengetatan moneter oleh Bank Sentral AS alias The Fed.

"Saya justru terkejut jika AS tidak mengalamai resesi pada tahun 2023. Saya tak bisa memastikan tanggalnya, tetapi yang pasti pada akhir tahun 2023," ujar Stanley.

Menjelang akhir tahun 2021 lalu, The Fed memang sudah memberikan sinyal akan melakukan pengetatan moneter melalui kebijakan menaikkan suku bunga acuan dan mengurangi besaran neraca keuangan mereka. 

Itu kemudian diterapkan sejak Juni 2022 agar inflasi masif di AS bisa ditekan menjadi 2 persen.

Suku bunga acuan yang tinggi pada hakikatnya akan mengurangi daya beli masyarakat secara umum, karena bunga pinjaman bank yang tidak murah, sekaligus menaikkan bunga simpanan dan deposito, termasuk investasi Surat Utang Berharga Negara.

Sedangkan pengurangan besaran neraca keuangan The Fed akan mengurangi pasokan dolar AS dari pasar, berbanding terbalik dengan sejak Maret 2020.

Kebijakan suku bunga tinggi berdampak pada melonjaknya nilai dolar AS terhadap mata uang besar lainnya (DXY) dan melemahkan nilai mata uang di negara-negara berkembang.

Druckenmiller memang bukan orang sembarangan. Ia adalah salah seorang 'pengusaha pemikir' yang paling dihormati di Wall Street. Sebelumnya, ia berkali-kali menyatakan keprihatinannya tentang situasi likuiditas di pasar obligasi (surat utang) setelah pelonggaran kuantitatif The Fed ketika pandemi COVID-19 melanda. 

baca juga

Itu termasuk dampaknya pada kebijakan suku bunga mendekati nol. Kebijaka itu yang menciptakan gelembung nilai aset, utamanya di pasar saham dan pasar kripto. 

The Fed mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 0% hingga 0,25% antara 2008 dan 2015, demi merespons krisis keuangan dan dampaknya kala itu.

The Fed juga memangkas suku bunga mendekati nol lagi pada Maret 2020 sebagai tanggapan terhadap pandemi COVID-19. 

Selain itu, periode pelonggaran kuantitatif selama satu dekade menggandakan neraca bank sentral menjadi hampir US$9 triliun. 

Dengan menambahkan likuiditas tambahan ke sistem keuangan alias mencetak uang dolar yang banyak ke dalam ekonomi, The Fed pada prinsipnya membantu mendorong kenaikan signifikan harga saham, obligasi, dan perumahan serta aset lainnya.

Dengan tingkat bunga terendah, kala itu indeks Dow Jones (DJIA) meroket lebih dari 40%, sedangkan S&P 500 (SPX) melonjak lebih dari 60% dan Nasdaq Composite (COMP) naik lebih dari 80% antara Maret 2020 dan Desember 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mencari Aset yang Aman Saat Resesi Ekonomi Menghantam

Mencari Aset yang Aman Saat Resesi Ekonomi Menghantam

Bisnis | Kamis, 29 September 2022 | 15:18 WIB

Duna Diguncang Resesi, Sri Mulyani Pastikan Daya Tahan Ekonomi Indonesia Sangat Kuat

Duna Diguncang Resesi, Sri Mulyani Pastikan Daya Tahan Ekonomi Indonesia Sangat Kuat

Bisnis | Kamis, 29 September 2022 | 14:43 WIB

Tahun 2023 Resesi, Menkeu Beri Alarm dan Tanda-Tandanya

Tahun 2023 Resesi, Menkeu Beri Alarm dan Tanda-Tandanya

Deli | Rabu, 28 September 2022 | 07:30 WIB

Mengenal Resesi Ekonomi dan Penyebabnya

Mengenal Resesi Ekonomi dan Penyebabnya

Purwokerto | Selasa, 27 September 2022 | 19:09 WIB

Gara-gara The Fed, Nilai Tukar Rupiah Anjlok Dua Hari Berturut-turut

Gara-gara The Fed, Nilai Tukar Rupiah Anjlok Dua Hari Berturut-turut

Bisnis | Selasa, 27 September 2022 | 11:00 WIB

Harga Emas Kembali Terpuruk, The Fed Jadi Biang Keroknya

Harga Emas Kembali Terpuruk, The Fed Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Selasa, 27 September 2022 | 07:54 WIB

Terkini

Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan

Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:09 WIB

Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati

Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati

Jabar | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:02 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok

Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok

Bogor | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:50 WIB

Lamine Yamal Jadi Starter, Prediksi Lini dan Taktik Spanyol vs Arab Saudi

Lamine Yamal Jadi Starter, Prediksi Lini dan Taktik Spanyol vs Arab Saudi

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:45 WIB

KPK dan Ombudsman Pantau SPMB Cianjur, Kepala Sekolah Nekat Pungli Bakal Kena Sanksi Berat

KPK dan Ombudsman Pantau SPMB Cianjur, Kepala Sekolah Nekat Pungli Bakal Kena Sanksi Berat

Bogor | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:43 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Tatap Kualifikasi Piala Dunia, Prabowo: Apa Pun yang Bisa Kita Support Buat Timnas, Saya Lakukan

Tatap Kualifikasi Piala Dunia, Prabowo: Apa Pun yang Bisa Kita Support Buat Timnas, Saya Lakukan

Bogor | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:36 WIB

Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026

Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:35 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB