Bursa Saham Global Kebakaran, AS Masuk Dalam Jurang Resesi

Deli | Suara.com

Jum'at, 30 September 2022 | 18:30 WIB
Bursa Saham Global Kebakaran, AS Masuk Dalam Jurang Resesi
Ilustrasi bursa saham (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengatakan kinerja bursa saham global baik di Eropa, Amerika dan Asia tanpa terkecuali IHSG diperdagangkan di zona merah pada perdagangan akhir pekan ini.

Rilis data PDB kuartal kedua AS yang membukukan pertumbuhan minus 0,6%, setelah pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama AS yang juga membukukan kinerja negatif 1,6%.

Ekonomi yang berkontraksi selama dua kuartal secara berturut-turut didefinisikan sebagai ekonomi yang masuk dalam resesi.

“Stance kebijakan Bank Sentral AS atau The Fed yang masih akan menaikkan besaran bunga acuannya guna meredam inflasi, juga turut memperburuk kinerja ekonomi AS ke depan. Sejatinya, kenaikan bunga acuan akan menekan pertumbuhan ekonomi,” ujar Gunawan Benjamin, Jumat (30/9/2022). 

 Gunawan menambahkan, sementara AS sendiri sudah masuk dalam pertumbuhan ekonomi negatif kenaikan bunga acuan di masa yang akan datang jelas akan membuat ekonomi AS kian sulit untuk keluar dari resesi. 

AS juga diperkirakan tidak akan sendiri. Negara di Eropa, Inggris hingga China dan banyak negara lainnya juga diperkirakan akan mengalami nasib serupa.

Seiring dengan memburuknya kinerja ekonomi global belakangan ini. IHSG di akhir pekan ini ditutup naik 0.065% di level 7.040,80. 

IHSG sempat melemah namun pelemahan kinerja IHSG sebelumnya juga tidak sendirian, sejumlah bursa di Asia juga diperdagangkan di zona merah, meskipun IHSG namun berbalik arah. 

“Nasib IHSG yang sempat turun di bawah level psikologis 7.000 memberikan indikasi kuat bahwa secara teknikal IHSG masih berpeluang untuk mengalami penurunan,” tutur Gunawan Benjamin. 

Gunawan memaparkan, meskipun selama sesi perdagangan hari ini IHSG terpantau mencoba untuk mengurangi kerugiannya dan berbalik melewati level psikologis 7.000.

Di sisi lain, kinerja yang sedikit berbeda ditunjukkan oleh mata uang rupiah. Di akhir pekan ini, rupiah ditransaksikan di kisaran level 15.251 per US Dolar. 

Mengalami pelemahan dibandingkan dengan kinerjanya di akhir pekan sebelumnya. Dimana rupiah sempat ditransaksikan di kisaran level 15.055 per US Dolar. 

Kinerja mata uang rupiah bahkan sempat menyentuh 15.300 selama sepekan ini. 

Rupiah sempat menguat seiring dengan penurunan kinerja US Dolar index yang turun dari kisaran level 114 menjadi 112-an sejauh ini. 

Penurunan index US Dolar tersebut juga membuat harga emas kembali berbalik setelah sebelumnya melemah dan mencoba mendekati level psikologis $1.600 per ons troy. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Sebut Ekonomi Indonesia Makin Membaik, Paling Tinggi di Antara Negara Anggota G20

Presiden Jokowi Sebut Ekonomi Indonesia Makin Membaik, Paling Tinggi di Antara Negara Anggota G20

Bisnis | Jum'at, 30 September 2022 | 09:44 WIB

Jokowi: Di Antara Negara G20 yang Ekonominya Tumbuh 5 Persen, Indonesia Tertinggi!

Jokowi: Di Antara Negara G20 yang Ekonominya Tumbuh 5 Persen, Indonesia Tertinggi!

Bisnis | Kamis, 29 September 2022 | 12:48 WIB

Dentsu Connect 2022 Digelar, Ajak Satukan Ide untuk Perkembangan Ekonomi Digital

Dentsu Connect 2022 Digelar, Ajak Satukan Ide untuk Perkembangan Ekonomi Digital

News | Kamis, 29 September 2022 | 11:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara di Atas Nasional, Jokowi Minta Jaga Situasi Tetap Kondusif

Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara di Atas Nasional, Jokowi Minta Jaga Situasi Tetap Kondusif

Bisnis | Rabu, 28 September 2022 | 19:44 WIB

Ekonomi pada Kuartal III 2022 Diprediksi Akan Tumbuh Kuat Hingga 6 Persen

Ekonomi pada Kuartal III 2022 Diprediksi Akan Tumbuh Kuat Hingga 6 Persen

| Rabu, 28 September 2022 | 16:23 WIB

Wamen BUMN Optimis Ekonomi Kuartal III 2022 Bakal Tumbuh Kuat Sampai 6 Persen

Wamen BUMN Optimis Ekonomi Kuartal III 2022 Bakal Tumbuh Kuat Sampai 6 Persen

Bisnis | Rabu, 28 September 2022 | 11:40 WIB

Ekonomi Tahun 2023 Terancam Lebih Lambat Akibat Inflasi dan Pengetatan Ekonmi Bank Sentral

Ekonomi Tahun 2023 Terancam Lebih Lambat Akibat Inflasi dan Pengetatan Ekonmi Bank Sentral

Bisnis | Selasa, 27 September 2022 | 10:17 WIB

Terkini

Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak

Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak

Jakarta | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:25 WIB

Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai

Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai

Sumsel | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:16 WIB

Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026

Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:05 WIB

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:03 WIB

Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura

Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura

Jakarta | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:58 WIB

Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini

Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini

Jabar | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:54 WIB

'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan

'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan

Jawa Tengah | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:32 WIB

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto

Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto

Riau | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:28 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB