Guruku,
Semua letihmu itu tulus
Tutur katamu halus
Didik kasihmu sungguh bagus
Menghantarkan kami untuk segera lulus
Guruku Pahlawanku,
Pagi-pagi sudah wangi
Menjemput sang pelangi
Mengantarkan kami meraih mimpi
Demi Ibu Pertiwi
Guruku Pahlawanku,
Bertahun-tahun menahan diri
Dari keinginan hati
Akan nafsu duniawi
Walau kadang makan hati
Guruku Pahlawanku,
Bagaimana tidak hebat
Tiap hari menopang martabat
Walau kadang tak bersahabat
Namun tetap harus kuat
Pahlawan yang Terlupakan
karya: Ahmad Muslim Mabrur Umar
Cermatilah sajak sederhana ini, kawan
Sajak yang terkisah dari sosok sederhana pula
Sosok yang terkadang terlupakan
Sosok yang sering tak dianggap
Ialah pahlawan yang tak ingin disebut pahlawan
Terka-lah kiranya siapa pahlawan ini
Ingatlah lagi kiranya apa jasanya
Ia tak paham genggam senjata api Ia tak bertarung di medan perang
Ucap, sabar dan kata hati menjadi senjatanya
Keberhasilanmu kawan, itulah jasanya
Cerdasmu dan cerdasku itu pula jasanya
Bukan ia yang diharap menang
Namun suksesmu dan suksesmulah menangnya
Dapatkah kiranya jawab siapa pahlawan ini
Karenanyalah kudapat tulis sajak ini
Karenanyalah kau dapat baca sajak ini
Juluknya ialah pahlawan tanpa tanda jasa
Baca Juga: TERKUAK! Alasan Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J karena Cinta Kepada Putri Candrawathi
Mungkin telah teringat olehmu kawan
Mungkin telah kau terka jawabnya
Ialah pahlawan dan orang tua kedua
Ialah guru, sang pahlawan yang terlupakan.
Demikian sejarah dan beberapa puisi untuk memperingati Hari Guru Sedunia 2022 ini. [ABI]