deli

BPOM RI : Hentikan Pemakaian Kosmetik Berbahan Karsinogen yang Berbahaya

Deli Suara.Com
Selasa, 18 Oktober 2022 | 17:11 WIB
BPOM RI : Hentikan Pemakaian Kosmetik Berbahan Karsinogen yang Berbahaya
Hentikan Pemakaian Kosmetik Berbahan Karsinogen yang Berbahaya (mmc.tirto.id)

Deli.Suara.com – Saat ini, banyak merk kosmetik bermunculan dengan masing-masing kelebihannya. Inovasi dan promosi gencar dilakukan untuk menarik minat konsumen. Ada kosmetik yang tidak berbahaya dan ada juga yang berbahaya. Kosmetik yang tidak berbahaya adalah kosmetik yang alami atau herbal.

Selain kosmetik yang alami, ada juga kosmetik yang tidak alami atau kosmetik berbahan karsinogen yang berbahaya. Kosmetik berbahan kimia lebih cepat merubah kulit wajah menjadi putih dalam waktu cepat dan dengan harga yang tidak terlalu mahal. hal ini menarik banyak perhatian wanita yang ingin merubah penampilan dalam waktu singkat.

Tanpa mereka sadari kosmetik yang mereka gunakan banyak yang mengandung bahan kimia. Pada saat ini,banyak beredar kosmetik yang mengandung bahan kimia berbahaya. Bahan tersebut antara lain merkuri, hidroquinon, asam retrinoat / tretinoin/ retinoic acid, dan bahan pewarna.

Pemakaian merkuri dapat menimbulkan berbagai hal, antara lain perubahan pada warna kulit, yang kemudian bisa mengakibatkan bintik-bintik hitam pada kulit atau yang sering disebut dengan flek hitam, alergi, iritasi kulit, dan dapat menyebabkan kanker kulit pada manusia.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) menemukan 16 kosmetik rawan lantaran hamil warna merah K3 dan K10 yang berkarakter karsinogen atau memicu kanker. Salah satu yang disorot adalah barang Madame Gie milik artis Gisella Anastasia.

Produk itu sekarang sudah ditarik dari peredaran dan BPOM melarang produsen buat kembali memproduksi kosmetik dengan bahan berbahaya. Jika terlanjur membeli dan dipakai, apa yang butuh dilakukan?

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM RI, Reri Indriani buka suara. Ia menekankan setiap masyarakat yang terlanjur membeli tak melanjutkan pemakaian kosmetik berbahan karsinogen yang berbahaya.

Bila keluar keluhan akibat penggunaan kosmetik rawan tersebut, Reri menyarankan buat buru-buru mendatangi fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan yang tepat.

"Jika sudah terlanjur dipakai, konsultasikan ke ahli kulit atau ke klinik kecantikan andaikan terdapat keluhan pasca pemakaian," lanjut dia.

Baca Juga: Kabar Baik untuk MIDZY Indonesia, Februari 2023 ITZY Akan Gelar Konser di Jakarta!

Reri juga mengimbau masyarakat buat membuang barang kosmetik berbahan karsinogen yang berbahaya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI