Deli.Suara.com - Suasana kedukaan terlihat jelas dalam proses pemakaman pria berinisial AA (49) yang meninggal dunia karena tersengat listrik di papan reklame Jalan Jemadi Simpang Jalan Krakatau Medan.
Sejak Rabu (19/10/2022) pagi, tampak ramai pelayat dari tokoh masyarakat setempat, organisasi kepemudaan (OKP), sanak saudara dan warga lainnya berkumpul di kediaman almarhum di Jalan Jemadi, Gang Melur No 5, Kelurahan Pulo Brayan, Darat II, Medan Timur.
Terdengar dengan jelas suara lantunan ayat suci Al Quran di rumah duka. Sedangkan istri korban, Marini tak kuasa melihat di depan sang suami yang sudah terbujur kaku dengan ditutupi oleh kain kafan.
Sesekali teman sejawat yang disampingnya mencoba menenangkan istri korban.
Isak tangis Marini dan keluarga pun pecah , saat derap langkah para penggiring jenazah AA. Sang istri pun sempoyongongan yang dibantu oleh temannya untuk mengantarkan peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Krakatau Medan.
Anak pertama AA, Alviza Alwi mengisahkan sebelum meninggal sore harinya sang bapak baru ketemuan. Mereka berbicara santai di rumah tersebut.
"Bapak memang kerjanya mocok-mocok, sore kemarin baru ketemu dengan dia (bapak). Kami berbica santai di rumah ini," ungkapnya kepada Deli.Suara.com di rumah duka.
Alviza mengisahkan sore itu merupakan pertemuan Alwi dan sang bapak untuk terakhir dan selamanya di Dunia. Ia pun kaget mendegar orangtuanya meninggal dengan tragis tersebut.
"Terus, setelah magrib saya mendengar bapak meninggal saat bekerja," ucap pria yang memiliki enam orang adik ini.
Baca Juga: Penertiban Penipu Berkedok Calo SIM di Medan, 2 Orang Diamankan Polisi ! Lihat Tampangnya
Mendengar peristiwa itu, Alwi langsung bergegas untuk mengevakuasi sang bapak dari atas papan reklame tersebut. Ia pun tak kuasa ketika melihat bapak sudah terbakar sekujur tubuhnya yang disebabkan oleh sengatan listrik itu.
Keluarga korban berharap adanya bantuan dari pihak manapun untuk keluarganya. Sebab, adiknya masih banyak yang sekolah. Mengingat sang ibu sebagai ibu rumah tangga (IRT).
"Sampai saat ini belum ada bantuan. Ya semoga aja yang yang membantu untuk keluarga," tambahnya.
Diketahui, AA (49) tewas kesetrum usai mengecat bilboard ormas kepemudaan (OKP), di Jalan Krakatau, Simpang Jemadi, Medan Timur, Selasa (18/10/2022) sekira pukul 19:30 WIB.
Sementara itu, temannya yang berada di bawah papan reklame langsung menyelamatkan diri. Melihat kejadian itu, warga yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) geger melihat seorang pria berbaju hitam itu meregang nyawa di atas billboard tersebut.
Reporter : Beni Nasution