Doa Bersama Untuk Anak-anak yang Jadi Korban Penembakan Massal di Thailand

Oke Atmaja

Senin, 10 Oktober 2022 | 10:00 WIB
  • Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
    Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
  • Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
    Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
  • Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
    Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
  • Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
    Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
  • Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
    Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
  • Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
    Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
  • Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
    Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
  • Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
  • Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
  • Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
  • Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
  • Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
  • Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]
  • Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]

Suara.com - Keluarga korban berkumpul untuk doa bersama dan upacara keagamaan di luar tempat penitipan anak, yang menjadi lokasi penembakan massal di kota Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Minggu (9/10/2022). Mereka berkumpul untuk mendoakan anak dan kerabat mereka yang menjadi korban penembakan massal pada Kamis (6/10/2022) lalu.

Sebelumnya, penembakan massal terjadi di sebuah tempat penitipan anak prasekolah pada Kamis (6/10/2022) lalu. Dilansir AFP, Biro Investigasi Pusat (CIB) Thailand mengatakan 37 orang tewas, termasuk diantaranya 24 anak-anak.

Polisi mengidentifikasi tersangka merupakan mantan perwira polisi bernama, Panya Kamrap (34 tahun) yang dipecat dari kepolisian awal tahun ini karena terlibat narkoba. Pihak berwenang Thailand melaporkan pelaku sempat pulang ke rumah setelah beraksi di tempat penitipan anak, kemudian membunuh anak dan istrinya dan melakukan aksi bunuh diri.

Hingga kini, pihak berwenang Thailand belum mengetahui motif penembakan. Peristiwa ini pun menjadi salah satu pembunuhan massal paling mematikan yang pernah terjadi di Thailand. [Lillian SUWANRUMPHA / AFP] [Suara.com/Alfian Winanto]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK

Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:46 WIB

Anak 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah Thailand 2 Tahun Belajar Pakai Pistol

Anak 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah Thailand 2 Tahun Belajar Pakai Pistol

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:18 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya

Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:51 WIB

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:46 WIB

8 Aturan Lomba Makan Kerupuk 17 Agustus yang Aman dan Seru untuk Anak-anak

8 Aturan Lomba Makan Kerupuk 17 Agustus yang Aman dan Seru untuk Anak-anak

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Siswi Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati

Siswi Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Kesaksian Suasana Penembakan Massal di Sekolah Thailand: Tiba-tiba Dor Dor Dor, Lalu Hening

Kesaksian Suasana Penembakan Massal di Sekolah Thailand: Tiba-tiba Dor Dor Dor, Lalu Hening

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Industri Otomotif Indonesia Didorong Ekspor Baterai Kendaraan Listrik ke Thailand

Industri Otomotif Indonesia Didorong Ekspor Baterai Kendaraan Listrik ke Thailand

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Siswa Thailand Bawa Pistol Kakek ke Sekolah, Berondong Guru dan Murid Muntahkan 26 Peluru

Siswa Thailand Bawa Pistol Kakek ke Sekolah, Berondong Guru dan Murid Muntahkan 26 Peluru

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:52 WIB

Terkini

Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade

Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 04:53 WIB

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

×