“Mereka mengklaim kebenaran sejarah atas perspektif kepentingan politik mereka,” katanya.
Hasto menegaskan, PDIP memiliki politik kebangsaan, yang mengangkat harkat martabat bangsa Indonesia, agar kita bisa menjadi pemimpin di antara bangsa di dunia.
“Itu politik kebangsaan kita. Politik Pemuda Indonesia adalah menggelorakan kepemimpinan itu, menggembleng diri sebagai calon-calon pemimpin,” ucapnya.
Untuk melawan tantangan dalam menghadapi Pemilu, Hasto juga meminta para pemuda Indonesia bergelora semangatnya untuk menggembleng ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pasalnya, tanpa melakukan riset dari inovasi, tidak akan bangsa Indonesia menjadi negara maju.
“Kalau kita tidak menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dan seluruh kekayaan alam, (akan) menjadi ajang pertarungan kepentingan asing ketika para pemuda Indonesia juga kehilangan sesuatu jiwa kepeloporannya untuk menyatakan bahwa kita bisa berdiri di atas kaki sendiri,” tandasnya.
Sumber: Suara.com