Siapa Owner Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah?

Ruth Meliana

Minggu, 31 Mei 2026 | 14:30 WIB
Siapa Owner Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah?
CEO Hanania Travel Ahmad Syah Farhan Rachman dan istri, Nisa Bahri. (Instagram/@hananiagroup.id)
baca 10 detik
  • Ahmad Syah Farhan dan istrinya selaku pemilik Hanania Travel diduga melakukan penipuan paket umrah sejak awal 2026.
  • Ribuan jemaah melaporkan kerugian mencapai Rp60 miliar ke Polda Metro Jaya karena gagal diberangkatkan ke Tanah Suci.
  • Tersangka kini telah ditahan pihak kepolisian atas dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, dan pencucian uang jemaah.

Suara.com - Hanania Travel sempat menjadi salah satu travel umrah yang cukup populer di Indonesia. Travel ini aktif mempromosikan paket umrah dengan konsep kekinian, menyasar kalangan milenial melalui media sosial dan endorsement.

Namun, perusahaan ini menjadi sorotan karena dugaan penipuan umrah besar-besaran yang merugikan ribuan calon jemaah. Hal ini memicu pertanyaan korban, siapa owner Hanania Travel yang lakukan penipuan?

Siapa pemilik utama Hanania Travel?

Owner atau pemilik utama Hanania Travel adalah Ahmad Syah Farhan, atau yang sering dikenal sebagai Ahmad Farhan. Sosoknya menjabat sebagai Direktur Utama (CEO) perusahaan.

Ahmad Syah Farhan Rachman didampingi istrinya, Fitriatun Nisa Bahri alias Nisa Bahri, yang menjabat sebagai Komisaris Utama Hanania Group. Pasangan suami-istri ini menjadi figur sentral di balik operasional travel tersebut.

Ahmad Syah Farhan sendiri lahir dan dibesarkan di lingkungan bisnis. Ia dikenal aktif mempromosikan Hanania Travel sejak sekitar tahun 2019.

Travel ini menawarkan paket umrah dan haji dengan harga kompetitif, sering kali menggunakan pendekatan marketing digital yang menarik.

Nisa Bahri juga cukup vokal di media sosial, membangun citra perusahaan sebagai travel umrah modern dan terpercaya.

Namun, di balik promosi tersebut, kini muncul tuduhan serius terkait pengelolaan keuangan yang bermasalah.

baca juga

Kronologi Dugaan Penipuan Umrah Terungkap

Pada akhir Mei 2026, ratusan hingga ribuan calon jemaah umrah melaporkan Ahmad Syah Farhan ke Polda Metro Jaya. Mereka mengaku telah melunasi biaya paket umrah, namun tidak kunjung diberangkatkan.

Estimasi kerugian mencapai Rp 60 miliar. Beberapa korban melaporkan kehilangan puluhan hingga ratusan juta rupiah per orang.

Kronologi yang beredar menyebutkan bahwa banyak jemaah mendaftar sejak awal 2026 dengan jadwal keberangkatan yang dijanjikan. Namun, saat mendekati tanggal keberangkatan, pihak travel berdalih ada force majeure akibat situasi geopolitik atau masalah teknis.

Setelah dilakukan pengecekan, banyak korban menemukan bahwa tiket pesawat dan akomodasi hotel ternyata belum dipesan sama sekali. Mediasi antara korban dan pihak travel sempat dilakukan, tetapi tidak membuahkan hasil karena Farhan disebut mengakui adanya kesalahan pengelolaan keuangan.

Pada 28 Mei 2026, puluhan korban mendatangi kantor Hanania Travel di kawasan Kuningan/Casablanca, Jakarta Selatan, hingga akhirnya melaporkan ke Polda Metro Jaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Berapa Total Kerugiannya?

Kronologi Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Berapa Total Kerugiannya?

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:42 WIB

Biaya Umrah di Hanania Travel Berapa? Disorot Usai Owner Tersandung Kasus Penipuan

Biaya Umrah di Hanania Travel Berapa? Disorot Usai Owner Tersandung Kasus Penipuan

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 08:56 WIB

Kenali 7 Ciri-Ciri Travel Umrah Bodong, Jangan Langsung Tergiur Promo dan Harga Murah

Kenali 7 Ciri-Ciri Travel Umrah Bodong, Jangan Langsung Tergiur Promo dan Harga Murah

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:33 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×