Ini Penyebab Toko Roti Paris Baguette Diboikot di Korea Selatan

Deli

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 19:00 WIB
Ini Penyebab Toko Roti Paris Baguette Diboikot di Korea Selatan
Toko Roti Paris Baguette photo by Suara.com

Deli.suara.com - Paris Baguette merupakan jaringan toko roti global asal Korea Selatan milik SPC Group yang belakangan menjadi trending topik karena aksi boikot dari warga loka. Paris Baguette diboikot karena perlakuan mereka terhadap karyawan yang meninggal di pabrik Pyeongtaek akibat kecelakaan fatal.

Karyawan tersebut terseret mesin pencampur saus dan ditemukan oleh rekan kerjanya di pagi hari. Bukannya merasa berduka, pihak pabrik malah menyuruh karyawan lain untuk kembali bekerja setelah penemuan jasad korban.

Terungkap fakta bahwa pabrik terus mengoperasikan dua mesin di lokasi kecelakaan sehari setelah peristiwa mengerikan itu terjadi. Bahkan seminggu sebelumnya ada seorang karyawan yang tangannya tersangkut di mesin lini produksi.

Terkait hal ini alasan pihak Paris Baguette tidak membawanya ke rumah sakit untuk berobat karena statusnya pegawainya yang tidak tetap.

Alasan inilah yang akhirnya menggerakan sekelompok serikat pekerja dan anggota masyarakat umum menggelar upacara peringatan di depan kantor pusat perusahaan. Mereka menggelar protes satu orang di depan 1.000 toko Paris Baguette, pada hari Kamis, 27 Oktober 2022.

Menurut anggota Asosiasi pekerja wanita korea yang mengambil bagian dari aksi kolektif ini, Yim Min-gyung. Perusahaan terus meremehkan keselamatan dan kesehatan dari pekerjanya. Seakan-akan nyawa manusia tidak ada harganya sama sekali. Demikian pernyataan wanita pemberani ini yang dikutip dikutip dari The Korean Times, pada hari Jumat (28/10/2022).

Bahkan dilaporkan sekitar 50 persen wanita yang menjadi pembuat roti sedang hamil saat bekerja untuk SPC mengalami keguguran akibat kelelahan bekerja.

Pihak perusahaan Paris Baguette menolak izin cuti yang diajukan karyawan yang sedang hamil tersebut. Beberapa serikat pekerja Korea Selatan telah mengutuk perusahaan tersebut karena mempunyai riwayat buruk mengenai masalah keselamatan dan serikat pekerja.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologi Karyawan Paris Baguette Tewas Masuk Mesin Pengaduk, Warga Korsel Serukan Boikot

Kronologi Karyawan Paris Baguette Tewas Masuk Mesin Pengaduk, Warga Korsel Serukan Boikot

Lifestyle | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 19:08 WIB

Apa itu Paris Baguette? Pabrik Roti Diboikot, Gegara Karyawan Tewas Terjepit Mesin Pengaduk Saus

Apa itu Paris Baguette? Pabrik Roti Diboikot, Gegara Karyawan Tewas Terjepit Mesin Pengaduk Saus

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 17:36 WIB

Akhirnya Jenis Kelamin Anak Hyun Bin dan Son Ye Jin Terungkap!

Akhirnya Jenis Kelamin Anak Hyun Bin dan Son Ye Jin Terungkap!

Sukabumi | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 13:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×