Deli.suara.com – YouTuber Jang Hansol angkat bicara terkait tragedi Itaewon yang belum lama terjadi. Tragedi yang memakan korban lebih dari 100 orang itu menimbulkan luka mendalam bagi warga Korea.
Salah satu aktor Korea Selatan yang pernah bergabung dalam acara Produce 101 Season 2 juga menjadi korban dalam tragedi ini. Karena maraknya perbincangan tentang kasus ini, Jang Hansol dalam kanal YouTube-nya, Korea Roemit ikut memberikan penjelasan.
“Kejadian ini terjadi pada 29 Oktober 2022, berawal pada pukul 22.10 malam ada laporan yang masuk ke 911 Korea, kalau ada orang-orang pingsan di gang-gang kecil,” ujar Jang Hansol (30/10/2022).
Banyak isu yang terjadi terkait tragedi di Itaewon ini. Orang-orang yang menjadi korban dikatakan kekurangan oksigen karena berdesak-desakan. Ada juga salah satu isu yang beredar tentang permen beracun yang sedang ramai diperbincangkan.
Disebutkan ada satu restoran yang membagikan permen beracun saat acara itu berlangsung. Jang Hansol langsung menanggapi terkait isu permen beracun ini melalui kanal YouTubenya.
“Ada orang-orang yang tanya, ‘Mas katanya di Twitter itu ada satu restoran yang membagikan permen isi racun yang mengakibatkan kematian’,” ungkap Hansol.
“Kalau aku pribadi dan juga dari berita yang ada di Korea itu masih belum ada yang bilang kalau ini diakibatkan oleh permen beracun,” tambahnya.
“Ini sedikit hoaks kayaknya, ini sedikit info yang cuma mencari perhatian. Tapi, sejauh ini aku gak bisa bilang ‘oh iya ini ada masuk akalnya’, ini sedikit gak masuk akal,” pungkasnya dalam video.
Diketahui, Jang Hansol juga sempat ingin datang ke acara perayaan Halloween yang berlangsung di Itaewon. Namun, karena suatu alasan ia pun mengurungkan niatnya. Hansol juga mengungkapkan, mengapa acara tersebut harus digelar di Itaewon. Dan ia menjawab bahwa Itaewon adalah daerah Korea yang paling beragam budayanya.
Baca Juga: Ada Musuh Nikita Mirzani yang Beri Dukungan, yang Pasti Bukan Mantan Suami
Hansol mengungkapkan bahwa 911 Korea juga datang karena adanya laporan masuk tentang orang yang pingsan di gang-gang kecil. Saat itu 911 Korea memutuskan tingkat darurat 1 dan ambulans mulai datang ke Itaewon untuk membantu.
Pukul sebelas malam lewat tiga belas menit, kondisi di Itaewon semakin memburuk hingga 911 pun mengumumkan menjadi tingkat darurat 3 hingga meminta bantuan ke daerah lain karena kondisinya lebih parah.
Sampai akhirnya, pada hari Minggu waktu Korea, beberapa orang dinyatakan meninggal, sekitar jam 3 pagi ada 100 orang meninggal dan terus meningkat. Saat ini sebagian besar jalan di Itaewon ditutup dan polisi masih mencari faktor penyebab lain yang menimbulkan tragedi di Itaewon ini.