Deli.Suara.com - Sebanyak 18 pelajar yang sempat diamankan karena Ikut-ikutan tawuran di Jalan Gagak Hitam/Ring Road Medan, telah dipulangkan oleh pihak kepolisian.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda menyampaikan 18 pelajar itu yang sempat diamankan polisi itu dipulangkan karena tidak terlibat melakukan kejahatan.
"Atas hasil penyelidikan memang tidak terlibat secara langsung, kita serahkan kembali ke orangtua," ujarnya, Rabu (2/11/2022).
Meski begitu, Kombes Pol Valentino mengatakan Polsek Sunggal telah menahan dua orang pelajar dan masih mencari tujuh orang yang diduga terlibat tawuran.
"Dua orang tidak bisa kita bantu karena dari bukti-bukti yang ada dia melakukan tindakan kejahatan," ungkapnya.
Lanjutnya, pelajar tersebut telah terbukti melakukan tindakan kejahatan dan videonya terbukti mengejar korban yang berada di Jalan Gagak Hitam. Selain itu, mereka merampas sepeda motor korban lalu dijual.
"Mereka menggunakan sajam (senjata tajam) untuk merampas barang korban. Apakah mereka berniat hendak melawan? Tidak juga, karena niat mereka mau melawan kelompok yang ada di sekolah lainnya di kawasan Gatsu," ucapnya.
Mantan Dirlantas Polda Sumut ini mengatakan, pihaknya akan menjaga keamanan untuk menegakkan hukum secara baik. Ia katakan, masalah remaja kalau bisa polisi membantu akan dibantu.
"Kalau terjadi hal yang tak diinginkan kita juga yang repot. Bapak ibu lebih repot lagi, berhadapan dengan hukum. Bisa anak-anak jadi korban, bisa jadi pelaku. Saya yakin kita semua tidak menginginkan hal tersebut," pungkasnya.
Baca Juga: Nikita Mirzani Pernah Raup Cuan Jadi Duta Iklan platform kripto Triv, Apa Itu?
Reporter : Beni Nasution