Tak Mau Diobrak-abrik, Luhut Minta Presiden Baru Jangan Bicara Perubahan

Deli Suara.Com
Rabu, 14 Juni 2023 | 14:35 WIB
Tak Mau Diobrak-abrik, Luhut Minta Presiden Baru Jangan Bicara Perubahan
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan ((Foto: Ist))

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyarankan agar presiden Indonesia selanjutnya tidak perlu melakukan perubahan atas capaian yang sudah diraih saat ini.

Luhut mengaku telah menemukan pola untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi (high income country).

"Sekarang kita sudah ketemu pattern (pola) untuk menjadi negara high income country, itu saya kita bisa kita lakukan, karena juga dari segi demografi bonus, kekayaan alam, downstream industry, digitalisasi, kemudian dana desa, itu ingredients daripada untuk membuat Indonesia hebat," kata Luhut di Acara Jakarta Geopolitical Forum VII, Rabu (14/6/2023).

Lebih lanjut Luhut menyarankan agar presiden Indonesia selanjutnya tidak perlu membicarakan soal perubahan berkaitan dengan urusan tersebut. 

"Saya berharap siapapun presiden ke depan harus melakukan ini, tidak usah bicara perubahan lah, bagaimana menyempurnakan mempercepat proses ini, supaya generasi kalian juga bisa nanti melihat itu, karena kalau tidak kita fokus pada pekerjaan ini, belok-belok nanti tidak jalan," tegas Luhut.

Berdasarkan laporan Bank Dunia pada 1 Juli 2020, status Indonesia saat telah naik kelas dari negara dengan pendapatan menengah bawah (Lower Middle Income/LMI) menjadi negara berpendapatan menengah atas (Upper Middle Income/UMI).

Hal ini terjadi karena pendapatan nasional bruto (Gross National Income) per kapita di Indonesia telah meningkat dari sebelumnya 3.840 dolar Amerika Serikat menjadi 4.050 dolar Amerika Serikat.

GNI mengukur pendapatan nasional yang hanya dinikmati oleh warganya, sedangkan di dalam Produk Domestik Regional Bruto/PDB masih ada unsur pendapatan warga asing. Jika GNI dibagi dengan jumlah penduduk, maka akhirnya kita memperoleh GNI per kapita, yang menggambarkan tingkat pendapatan kotor rerata penduduk suatu negara.

Baca Juga: Mentan Syahrul Yasin Limpo Jadi Tersangka KPK, Jokowi Bersih-bersih Kabinet Dari Menteri NasDem?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI