Beredar sebuah kabar bahwa Anies Baswedan memilih petinggi Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin sebagai calon wakil presiden (cawapres).
Kabar tersebut juga menyebutkan bahwa PKS dan Demokrat menarik dukungannya terhadap Anies Baswedan karena penunjukkan Novel Bamukmin.
Informasi ini dibagikan oleh sebuah akun Youtube BENTENG ISTANA berupa video berdurasi 8 menit dengan narasi:
"Dideklarasikan Hari ini Novel Bamukmin resmi Jadi Cawapres Anies".
Lantas benarkah Anies Baswedan menunjuk Novel Bamukmin sebagai cawapres sehingga menyebabkan PKS dan Demokrat mundur?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran turnbackhoax.id-- jaringan Suara.com dengan menonton keseluruhan isi video, tidak ditemukan informasi Partai Nasdem mendeklarasikan Novel sebagai cawapres.
Narator video hanya membacakan artikel di laman Ayo Jakarta. Artikel itu berjudul "Politikus Partai NasDem Mengaku Malu Soal Cawapres Anies Baswedan, Ada Apa?", pada 10/06/23.
Artikel tersebut memuat pernyataan politikus Partai Nasdem Bestari Barus yang mengaku malu karena partai politik yang berada di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) tidak kompak dalam penentuan cawapres Anies Baswedan.
Sementara itu terkait gambar thumbnail, merupakan hasil editan dan gambar identik ditemukan pada artikel milik Jawapos berjudul "NasDem: Pemberian Nama Yohanes Bukti Anies Tak Pernah Politisasi Agama", pada 28/12/22.
Dalam gambar aslinya, tidak terdapat Novel Bamukmin, gambar itu menampilkan Anies Baswedan, Surya Paloh, dan Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate.
Kesimpulan
Informasi mengenai Novel Bamukmin menjadi cawapres Anies Baswedan tersebutmemuat informasi yang dimanipulasi dan masuk dalam kategori hoaks.