Pemain Persija saya menjalankan instruksi pelatih pada musim ini menjadi pelakon eksperimen pelatih Thomas Doll untuk mengatasi masalah kedalaman skuad.
Witan Sulaeman yang aslinya berposisi sebagai gelandang serang, dalam beberapa pertandingan terakhir Persija diplot sebagai pemain sayap.
Namun pemain asal Palu itu tidak merasa keberatan dengan keputusan Doll untuk menggeser posisinya.
"Sebagai pemain saya hanya menjalankan tugas saya, kapan saya dipasang di striker, kapan saya dipasang sebagai gelandang, saya menjalankan instruksi pelatih," ucap pemain yang turut membawa timnas Indonesia U-22 memenangi medali emas SEA Games 2023 Kamboja itu.
Pada pertandingan melawan Persebaya yang dimenangi Persija dengan skor 1-0 itu, Witan dinilai oleh pelatih Persebaya Aji Santoso melakukan handball saat mengontrol bola sebelum ia dilanggar Arief Catur.
Pelanggaran itu sendiri kemudian berbuntut kartu merah kepada Catur.
Walau demikian, Witan menyatakan dirinya mengontrol bola dengan kaki dan sama sekali tidak menyentuhnya dengan tangan.
"Kalau itu saya rasa kontrol bola dengan kaki saya, tapi saya belum lihat tayangan ulangnya. Saya pikir saya kontrol dengan kaki saya. Mungkin saya lihat lagi videonya," kata Witan.
Baca Juga: Maciej Gajos Belum Gancor di Persija vs Persebaya Mungkin karena Faktor Udara Jakarta, Kenapa?