Pemain naturalisasi Timnas Malaysia Sergio Aguero akhirnya berusaha keras untuk menghafal keras lagu kebangsaan Negaraku yang selalu diperdengarkan dalam momen pertandingan internasional skuad harimau malaya.
Kabar tersebut dibagikan Media Malaysia, Harimau Malaya. Menurut media tersebut Kapten Sri Pahang FC itu sedang mengambil kelas privat dengan seorang dosen bernama Farah Omar.
Menurut Farah, keberadaan Aguero yang telah lima tahun di Liga Malaysia menjadikannya cepat belajar dan mudah memahami semua modul pembelajaran, walau baru pertama kali mengikuti kelas bahasa Melayu.
"Dari kelas satu, kalau siswa lain hanya bisa belajar satu subtopik, tapi Aguero bisa belajar empat subtopik," katanya kepada Harimau Malaya.
Farah juga menyinggung, penguasaan lagu Negaraku yang juga menjadi fokus utama dalam modul pembelajaran Aguero. Padahal Aguero sudah terbiasa mendengar lagu kebangsaan saat mewakili skuat Harimau Malaya.
Farah mengatakan bahwa Aguero hanya mengalami sedikit kendala dalam hal hafalan dan pengucapan yang masih belum lancar.
"Untuk lagu Negaraku dan lagu negara Pahang modul pembelajarannya perlu dipercepat karena penting untuk pertandingan Aguero. Lagi pula, dia sudah tahu lagunya, hanya hafalannya saja yang hilang," ujarnya.
Lebih jauh, Farah berharap pemain naturalisasi Malaysia belajar Bahasa Melayu untuk keuntungan yang tidak hanya di lapangan, namun buat keseharian mereka sebagai warga Malaysia.
"Sangat dianjurkan bagi pemain yang telah memperoleh kewarganegaraan, tidak hanya untuk digunakan di lapangan tetapi untuk memudahkan mereka bersenang-senang dan menganggap negara ini sebagai negara mereka sendiri," ujarnya.
![Pemain Naturalisasi Malaysia Sergio Aguero [[Harimau Malaya]]](https://media.suara.com/suara-partners/deli/thumbs/1200x675/2023/08/03/1-sergio-aguero.png)
Disentil Fans Bola
Sebelumnya, pemain naturalisasi Malaysia disentil pecinta sepakbola negeri jiran tersebut. Pasalnya, Saddil Ramdani kedapatan menyanyikan lagu kebangsaan Malaysia 'Negaraku' dengan khidmat.
Hal itu pula yang kemudian menjadi perhatian khusus media Harimau Malaya. Dalam artikelnya bertajuk 'Saddil Ramdani patut jadi contoh, nyanyi Negaraku dengan semangat walaupun bukan orang Malaysia', pemain kelahiran Kendari ini mendapat pujian.
"Bintang Indonesia Saddil Ramdani berhasil mencuri perhatian penggemar sepak bola lokal pada aksi Liga Super antara klubnya Sabah FC dan Sri Pahang FC Sabtu lalu setelah videonya menyanyikan lagu kebangsaan Malaysia, Negaraku, menjadi viral," tulis media tersebut.
Saddil dikatakan hafal setiap bait lagu sakral yang lazim diperdengarkan di setiap pertandingan yang bergulir di Liga Super Malaysia. Apalagi, Saddil sudah tiga tahun tampil membela Sabah FC.
"Tak heran jika ia mampu menghapal setiap bait lirik dari lagu tersebut mengingat ini tahun ketiganya bersama Sabah dan tahun keempat tampil di Malaysia," sambung tulisan tersebut.
Media itu juga menuliskan, Saddil menyanyikan lagu Negaraku, seolah-olah dia adalah Warga Negara Malaysia.
"Namun yang membuat banyak orang terpesona adalah Saddil yang terlihat begitu antusias menyanyikan lagu Negaraku, seolah-olah dia adalah orang Malaysia," tulis media tersebut.
Tulisan khusus mengenai Saddil yang kerap ikut menyanyikan lagu Negaraku, bermula dari kritikan pecinta sepakbola di Malaysia. Mereka mempersoalkan pemain naturalisasi Malaysia yang tidak hafal lagu negaranya sendiri.
Hal tersebut terlihat saat laga Malaysia melawan Kepulauan Solomon dan Papu Nugini saat menjalani laga FIFA Match Day beberapa waktu lalu.
"Memang benar karena terlihat pada laga persahabatan Malaysia melawan Kepulauan Solomon dan Papua Nugini pada siang hari, ada sejumlah pemain yang hanya diam saat lagu Negaraku dimainkan," tulis media itu.
"Meski berkewarganegaraan Indonesia, Saddil mampu menjadi contoh bagi pemain lokal dalam hal sikap patriotiknya."
Meski demikian, Harimau Malaya berasumsi, sikap Saddil tersebut merupakan bentuk penghormatannya kepada negara Malaysia yang kini menjadi tempatnya mencari nafkah.
"Mungkin bagi Saddil sendiri, dia sangat menghormati Malaysia yang menjadi tempatnya mencari makan, sehingga tidak canggung menyanyikan lagu Negaraku."
Tak heran, jika kemudian banyak pecinta sepakbola berharap pemain keturunan dan naturalisasi di Timnas mereka bisa menirukan sikap Saddil.
"Tidak hanya pemain warisan dan naturalisasi, pemain lain juga perlu meniru semangat yang ditunjukkan Saddil saat menyanyikan lagu kebangsaan. Pasti ada rasa malu ketika melihat orang negara lain menyanyikan lagu Negaraku dengan semangat yang lebih dari orang Malaysia sendiri."