Bahkan, Ketua Umum PSSI Erick Thohir enggan menyoroti kompetisi AFF yang menjadi persoalan secara spesifik. Bahkan Erick Thohir memuji penyelenggaraan AFF U23 di Thailand.
"Kalau saya lihat penyelenggaraannya bagus. Tinggal kembali pada hal yang harus kita diskusikan bersama untuk bagaimana menentukan kalender ke depan untuk timnas kita," katanya di Stadion Rayong.
Menurutnya masalah utama yang dihadapi Indonesia saat ini adalah permasalahan pemain yang sulit dikendalikan oleh tim pelatih. Sebab di babak final, Timnas Indonesia hanya mengandalkan 16 pemain yang tentu membuat Timnas U-23 Indonesia terjepit.
Lantaran itu, Erick berharap ke depannya tidak ingin situasi ini ke depannya terus terjadi. Ia menegaskan komitmennya agar kompetisi Liga 1 Indonesia bisa berjalan dengan lancar dan tak ada masalah.
"Jadi kita ingin liga bagus. Timnasnya bagus, mungkin kita harus ada diskusi publik, bersama para tokoh olahraga, sepak bola, pengamat, supaya kita jangan terus tarik menarik. Karena kita mau dua-duanya bagus," ujarnya.
Ia juga mengemukakan, pada Piala AFF U23 Timnas Indonesia tampil di tengah keterbatasan dan berhasil menunjukkan perjuangannya hingga akhir. Namun, ia ingin menuntaskan permasalahan pemain hingga kalender Timnas Indonesia bakal diperbaiki ke depannya.
"Alhamdulillah SEA Games juara, Piala AFF U-23 sampai final, kalahnya hanya adu penalti, dengan segala keterbatasan mengalahkan Thailand padahal sudah 38 tahun tidak pernah menang, luar biasa. Tetapi kembali kita harus diskusi publik, diskusi bersama untuk menyiapkan kalender bersama Liga, PSSI, AFF, dan lain-lain," katanya.