Meskipun demikian, usahanya kali ini juga dapat digagalkan oleh kiper Turkmenistan yang tangguh.
Rafael Struick, yang selalu mencari celah dalam pertahanan lawan, mendapat peluang lagi pada menit ke-84.
Rafael Struick menerima operan matang dari Ramadhan Sananta dan melepaskan tendangan voli kaki kanan dari dalam kotak penalti.
Sayangnya, sepakan tersebut berhasil diblok oleh pertahanan lawan.
Meskipun Rafael Struick tidak berhasil mencetak gol dalam pertandingan ini, perjuangan dan semangatnya memberikan warna tersendiri bagi Timnas Indonesia U-23.
Rafael Struick berhasil membawa Indonesia tampil di putaran final Piala Asia U-23 untuk pertama kalinya, membuktikan bahwa kegigihan dan dedikasi adalah kunci bagi setiap atlet yang ingin meraih kesuksesan di dunia sepakbola.