Identitas Nardinata Marshioni Suhaimi: Suami Ida Susanti Ternyata Wanita, Diduga Adik Jusuf Hamka

Deli

Minggu, 01 Oktober 2023 | 14:39 WIB
Identitas Nardinata Marshioni Suhaimi: Suami Ida Susanti Ternyata Wanita, Diduga Adik Jusuf Hamka
Jusuf Hamka dan Nardinata (Instagram)

Sosok Nardinata Marshioni Suhaimi tengah ramai menjadi sorotan usai terungkap menipu seorang wanita bernama Ida Susanti

Kisah Ida Susanti yang viral di media sosial menyebutkan bahwa Nardinata mengaku menjadi seorang pria dan menikahinya. Parahnya, Nardinata yang ternyata seorang perempuan itu melakukan KDRT.

Publik menyebutkan bahwa Nardinata ini memiliki hubungan darah dengan bos jalan tol di Indonesia, Jusuf Hamka.

Profil Nardinata Marshioni Suhaimi

Nardinata Marshioni Suhaimi lahir di Makassar pada 16 Oktober 1960. Kini, usianya menginjak 62 tahun. Belum ada informasi tentang agama yang dianutnya. Namun, ia disebut-sebut merupakan adik bungsu konglomerat Indonesia, Jusuf Hamka.

Ida Susanti menceritakan penipuan yang dialaminya itu melalui akun X @/yolayoa11063 

Awalnya, ia bertemu seorang pria pada Juni 2000 silam. Ia mendapatkan nomor kenalannya ini dari temannya yang bernama Michele.

Kala itu, keduanya berkomunikasi melalui SMS. Nardinata yang saat itu mengaku sebagai pria  mengajak Ida bertemu di restoran dan memperkenalkan diri sebagai Nardinata Marshioni Suhaimi. Ia bahkan memperlihatkan KTP hingga akte kelahiran kepada Ida.

Namun, Ida mengaku tidak menemukan kejanggalan. 

baca juga

Nardinata semakin serius dengan Ida. Ditemani sang kakak, Yohanes, ia melamar Ida. Hal ini kemudian dilanjut dengan acara tukar cincin di sebuah restoran di Surabaya.

Pada 30 Juli, Nardinata dan Ida terbang ke Jakarta untuk mencatatkan pernikahan secara hukum. Keduanya pun sah menjadi pasangan suami istri dan memulai tur bulan madu ke beberapa negara. Salah satunya, perjalanan ke Bangkok, Thailand.

Saat menginap di Hotel Asia, Bangkok, Nardinata mengaku bahwa ia seorang perempuan. Nardinata mengatakan kepada Ida jika dirinya tidak membutuhkan istri. 

Ida sontak kaget dan menangis. Setelah itu, keduanya terlibat pertengkaran yang hebat.

Saat itu, Nardinata malah memukuli Ida dan mengancam akan membunuhnya. Pada saat yang bersamaan, ia meminta Ida untuk mengurus abu orang tua dan tiga anak angkatnya. Ida yang berada di bawah tekanan pun terpaksa menurutinya.

Ida juga minta diceraikan karena tidak bisa berhubungan sesama jenis. Permintaan ini ditolak, namun sebagai gantinya, segala kebutuhan Ida akan ditanggung Nardinata. Ida pun kemudian dibelikan rumah di Pakuwon City, Taman Mutiara, Surabaya.

Meski ditanggung, Ida tetap bekerja dengan membuka usaha toko suku cadang mobil Eropa. Saat hidupnya sudah tenang, ia mendadak didatangi seseorang bernama Emiliana yang mengaku sebagai istri Nardinata. Wanita itu disebutnya mengamuk.

Emiliana mengambil mobil dan pakaian Nardinata dari rumah Ida. Merasa takut, Ida pun menghubungi Nardinata dan tak sadar jika wanita itu hanya suruhan suaminya. Sejak insiden ini, Ida diketahui seringkali menerima kekerasan dari Nardinata.

Ida juga mengaku diminta Nardinata untuk mengirimkan suku cadang mobil yang ia jual ke Jakarta. Pelaku pun berjanji akan menggantinya dengan uang Rp50 juta. Namun, uang ini, kata Ida tak pernah diterimanya hingga ia harus mengalami kerugian.

Ida Susanti yang merasa dirugikan lantas melaporkan Nardinata ke Polda Jawa Timur pada tahun 2002. Sayangnya, hingga kini tak kunjung membuahkan hasil. Pelaku malah melaporkan balik, yakni soal sertifikat rumah yang ditempati Ida hilang.

Ia juga menyebut rumah yang dimaksud sudah dijual ke keponakannya. Sejak saat itu, laporan Ida terhenti. Wanita ini perlu menunggu lima tahun agar surat daftar pencarian orang (DPO) atas nama Nardinata Marshioni dirilis.

Mirisnya lagi, rumah yang ditempati Ida dieksekusi pada 8 Juni 2023 lalu sehingga ia harus keluar. Ia menyebut sudah 21 tahun berjuang untuk  menjebloskan Nardinata, namun masih belum ada hasilnya. Hingga kini, ia tak kunjung menerima keadilan.

Tak hanya itu, Ida bahkan dipanggil Polda Jatim untuk memintanya menghapus video TikTok terkait Nardinata. Padahal ia berharap jika unggahannya ini viral bisa membuat pelaku hadir dalam sidang yang akan digelar pada Oktober mendatang.

Lebih lanjut, dikatakan oleh Ida, Nardinata memiliki tiga identitas palsu. Pertama, atas nama Nardinata Marshioni dan kedua Oni Yusuf sebagai pria. Sementara yang ketiga adalah Nera Maria Suhaimi Joseph yang berjenis kelamin perempuan.

Kasus yang belum ada titik terang itu pun mencuri atensi publik. Mereka menduga Nardinata tak bisa diproses hukum karena masih satu keluarga dengan Jusuf Hamka. Ada dari mereka yang menyinggung hal ini di Instagram sang pebisnis, namun komentarnya dihapus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Video Satu Keluarga Kompak Curi Buah di Pangkep, Libatkan Anak Kecil

Viral Video Satu Keluarga Kompak Curi Buah di Pangkep, Libatkan Anak Kecil

Sulsel | Minggu, 01 Oktober 2023 | 14:27 WIB

Jokowi dan Kapolri Tolong, Kisah Tragis Ida Susanti Nikah dengan Suami Ternyata Wanita

Jokowi dan Kapolri Tolong, Kisah Tragis Ida Susanti Nikah dengan Suami Ternyata Wanita

Deli | Minggu, 01 Oktober 2023 | 14:00 WIB

Viral Korban Begal Payudara Menangis hingga Pingsan di Depok, Polisi Buru Pelaku

Viral Korban Begal Payudara Menangis hingga Pingsan di Depok, Polisi Buru Pelaku

Jabar | Minggu, 01 Oktober 2023 | 13:48 WIB

Menguak Hubungan Olivia Allan dengan Jusuf Hamka, Kenapa Diangkat Anak Meski Beda Agama?

Menguak Hubungan Olivia Allan dengan Jusuf Hamka, Kenapa Diangkat Anak Meski Beda Agama?

Lifestyle | Minggu, 01 Oktober 2023 | 13:00 WIB

Terkini

Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia

Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI

Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI

Bri | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Panglima Jilah Temui Prabowo di Istana, Bahas Solusi Karhutla dan Nasib Masyarakat Adat

Panglima Jilah Temui Prabowo di Istana, Bahas Solusi Karhutla dan Nasib Masyarakat Adat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:58 WIB

×