Video Kebakaran di Pesta Pernikahan di Irak, Ratusan Nyawa Melayang

Deli

Senin, 02 Oktober 2023 | 18:06 WIB
Video Kebakaran di Pesta Pernikahan di Irak, Ratusan Nyawa Melayang
Detik-detik kebakaran di pesta pernikahan di Irak (Twitter)

Pesta pernikahan pasangan pengantin asal Irak pada Selasa (26/9/2023) berujung bencana hingga menelan nyawa ratusan orang. Pasalnya, pesta yang awalnya berjalan meriah itu mendadak mencekam karena insiden kebakaran.

Dua pengantin, Revan dan Haneen selamat dari insiden itu meski kondisi mentalnya terguncang. Keduanya mengatakan bahwa mereka seperti mati rasa.

Sebanyak 15 anggota keluarga Revan dan 10 kerabat Haneen, termasuk sang ibu dan saudara laki-lakinya, tewas akibat kebakaran tersebut.

Sementara itu, ayah Haneen sedang dalam kondisi kritis dan kini dirawat di rumah sakit.

Kini, mempelai tidak bisa tinggal di kampung halamannya yang terletak di kawasan Qaraqosh Provinsi Nineveh.

"Setiap kali kami mencoba bahagia, sesuatu yang tragis terjadi pada kami dan menghancurkan kebahagiaan tersebut. Jadi, yang terbaik bagi kami adalah pergi," kata Ravem, dikutip dari Sky News pada Senin (2/10/2023).

"Memang benar kami duduk di depan kalian dalam keadaan hidup. Namun di dalam diri kami, mati mati. Kami mati rasa. Di dalam kami sudah mati."

Sebagai informasi, pernikahan digelar secara meriah dan mewah di Al Haytham Wedding Hall. Sekitar seribu tamu hadir pada malam itu.

Sebanyak 120 orang tewas dan 150 mengalami luka bakar. Sebagian besar menderita luka bakar total dan lainnya 50% hingga 60%.

baca juga

Kronologi kebakaran

Insiden itu bermula dari sejumlah kembang api yang dinyalakan di dalam gedung ketika pengantin sedang berdansa.

Beberapa tamu merasakan ada percikan api jatuh dari atas kepala mereka saat dansa masih berlangsung.

Kobaran api dari atas mulai berjatuhan. Dari video, terlihat salah satu tamu kepalanya ikut terbakar.

Kobaran api itu berasal dari dekorasi langit-langit gedung yang terbakar akibat kembang api.

"Saat dansa, salah satu kembang api mengenai atap. Langit-langit tiba-tiba terbakar dan menyebar ke mana-mana karena semuanya terbuat dari sandwich panel, lembaran vinil, dan kain," jelas seorang saksi mata, dikutip dari BBC.

Sekitar seribu tamu panik dan kesulitan keluar dari gedung. Sementara itu, kobaran api mulai membesar dan kebakaran meluas.

Listrik padam tak berapa lama setelah api mulai mengenai meja dan lantai, menambah suasana semakin panik.

Akibat insiden maut ini, sebanyak 120 orang meninggal dunia dan 150 lainnya luka-luka.

"Mayoritas dari mereka mengalami luka bakar total dan beberapa lainnya mengalami luka bakar 50 hingga 60%," jelas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nineveh, Ahmed Dubardani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pernikahannya Tewaskan Ratusan Orang, Pengantin di Irak Pilih Keluar Kota: Keputusan Terbaik Untuk Kami

Pernikahannya Tewaskan Ratusan Orang, Pengantin di Irak Pilih Keluar Kota: Keputusan Terbaik Untuk Kami

Entertainment | Senin, 02 Oktober 2023 | 17:39 WIB

Aksi Emak-emak Belanja saat Kebakaran Pasar Leuwiliang Melanda, Kelewat Santuy!

Aksi Emak-emak Belanja saat Kebakaran Pasar Leuwiliang Melanda, Kelewat Santuy!

Video | Minggu, 01 Oktober 2023 | 21:00 WIB

Kebakaran Hutan di Gunung Lawu, Petugas Sebut Fokus Pemadaman Berbeda Siang dan Malam

Kebakaran Hutan di Gunung Lawu, Petugas Sebut Fokus Pemadaman Berbeda Siang dan Malam

Video | Minggu, 01 Oktober 2023 | 19:00 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Warga Riau Diminta Gunakan Masker

Kabut Asap Makin Pekat, Warga Riau Diminta Gunakan Masker

Riau | Minggu, 01 Oktober 2023 | 08:41 WIB

Terkini

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

×