deli

30 Tahun Jadi Dosen Sianida, dr Djaja Jelaskan Kematian Mirna Karena Maag Kronis

Deli Suara.Com
Sabtu, 07 Oktober 2023 | 14:54 WIB
30 Tahun Jadi Dosen Sianida, dr Djaja Jelaskan Kematian Mirna Karena Maag Kronis
Ahli forensik dr. Djaja Surya Atmadja. (Netflix Indonesia/Ice Cold)

Ahli forensik dr Djaja Surya Atmadja kembali mengungkap bahwa kematian Wayan Mirna Salihin bukan karena kopi sianida. Tak sembarang bicara, dosen yang sudah 30 tahun meneliti sianida ini pun memberikan penjelasannya.

Sebelumnya, dr Djaja memang menjadi sosok yang sempat memeriksa jenazah Mirna usai mengalami keracunan di Kafe Olivier pada 2016 silam. Sejak itu, ia menjadi orang yang selalu vokal meyakini jika kematian Mirna bukan karena sianida yang diberikan Jessica Wongso.

Hal ini dikatakan dokter Djaja di akun YouTube dokter Richard Lee. Dalam kesempatan itu, ia mengindikasikan bahwa maag kronis kemungkinan yang menyebabkan Mirna meninggal dunia.

Dokter Djaja menjelaskan, ada ketidakcocokan pernyataan sianida dan kondisi organ tubuh Mirna. Ia juga menjelaskan temuannya itu dalam persidangan kasus pembunuhan Mirna di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Dokter Slamet kan dipanggil di pengadilan. Temuan dia itu enggak cocok sama sianida," cerita dokter Djaja.

Dokter Djaja mengungkap bahwa lambung Mirna ditemukan adanya darah berwarna hitam. Selain itu, ditemukan pula tukak lambung. Dari sanalah ahli forensik kemudian mengambil sampel dan memeriksanya.

"Isinya di dalam lambung (jenazah Mirna) darahnya hitam, di dalam lambung ada tukak tukak lambung ada borok itu luka," beber Dokter Djaja.

"Dan luka itu diambil sama dia diperiksa, ketemu monosit. Kalau ada luka baru akibat bahan kimia yang ada set PMN, sel darah putih yang betuknya macam-macam," sambungnya.

Hasilnya, dokter forensik menemukan adanya radang bulat monosit yang sudah lama di tubuh Mirna. Artinya, Mirna selama berbulan-bulan diduga menderita sakit maag kronis. Terlebih efek sianida tidak memicu pendarahan secara langsung.

Baca Juga: Jasa Pembuatan SIM Palsu di Panjang Terbongkar Setelah Polisi Menilang Sopir Truk

"Tapi kalau dia (Mirna) udah lama, udah berbulan-bulan (maag) kronis dia. Jadi radangnya bulat jadi monosit. Itu artinya maag kronis dan itu adalah pendarahan langsung, berati enggak cocok kan sama sianida," terang dr. Djaja.

Tak hanya itu, lanjutnya, isi lambung yang terkena sianida biasanya akan membuat tubuh menjadi merah. Sedangkan di kasus Mirna, tubuhnya justru berubah menjadi biru. Dokter Djaja tidak menemukan aroma sianida dari hawa Mirna.

"Jadi dia (tubuhnya) enggak merah, tapi biru. Terus saya tekan (perutnya) biar keluar hawa kan, saya enggak nyium (sianida) sama sekali," tuturnya.

"Saya kan dosen sianida selama 30 tahun, dari jauh aja saya bisa tahu itu sianida. Saya peneliti (sianida), makanya saya apal luar kepala. Jadi saya yakin itu bukan sianida," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI