Apa Itu Cacar Monyet? Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Deli

Sabtu, 21 Oktober 2023 | 08:54 WIB
Apa Itu Cacar Monyet? Gejala, Penyebab, dan Pengobatan
Ilustrasi Sakit (Pixabay)

Penyakit cacar monyet kembali ditemukan di Indonesia. Berikut adalah informasi tentang apa itu cacar monyet, penyebab dan bagaimana pengobatannya.

Cacar monyet atau Monkeypox kembali merebak di Indonesia. Per 14 Oktober 2023, terkonfirmasi sudah ada kasus cacar monyet di Indonesia lagi.

Kementerian Kesehatan menyebut bahwa dengan temuan itu membuat adanya dua kasus cacar monyet di Indonesia. Adapun kasus cacar monyet pertama kali ditemukan di Indonesia pada 20 Agustus 2022 yang merupakan kasus impor atau berasal dari luar negeri.

Hal ini tentunya membuat masyarakat khawatir karena penyakit ini cepat menular dan menyebabkan kematian.

Untuk berjaga-jaga, ada baiknya kamu mengetahui apa itu cacar monyet atau monkeypox, gejala, penyebab dan bagaimana pengobatannya berikut ini dirangkum dari situs resmi Siloam Hospitals.

Apa itu cacar monyet atau monkeypox?

Cacar monyet merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus cacar monyet yang menimbulkan ruam dan gejala mirip flu. 

Cacar monyet saat ini menyebar terutama melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi, namun secara historis cacar monyet juga ditularkan ke manusia melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi.

Cacar monyet merupakan bagian dari keluarga virus yang sama dengan virus variola, virus penyebab penyakit cacar. Penyakit ini menyebabkan gejala serupa namun lebih ringan dibandingkan cacar dan jarang berakibat fatal. 

baca juga

Ada dua jenis virus cacar monyet yang diketahui endemik di Afrika, satu berasal dari Afrika Tengah dan satu lagi berasal dari Afrika Barat. Wabah global tahun 2022 disebabkan oleh jenis penyakit di Afrika Barat, yang biasanya menyebabkan penyakit yang tidak terlalu parah.

Cara penyakit cacar monyet menyebar

Cacar monyet menyebar ketika seseorang melakukan kontak dengan hewan atau orang yang mengidap virus tersebut. 

Penularan terjadi melalui:

  1. Kontak langsung dengan cairan tubuh, luka, koreng, atau tetesan pernapasan orang yang terinfeksi. Hal ini juga dapat terjadi melalui pelukan, ciuman atau seks.
  2. Kontak dengan bahan yang baru saja terkontaminasi dan terkena lesi kulit, termasuk pakaian atau alas tidur.
  3. Goresan atau gigitan dari hewan yang terinfeksi, menyiapkan atau memakan daging atau produk lain dari hewan yang terinfeksi, atau kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, atau luka hewan yang terinfeksi.

Gejala penyakit cacar monyet

Setelah terpapar virus cacar monyet, rata-rata masa inkubasinya adalah 1 hingga 2 minggu sebelum gejala muncul. Tanda-tanda awal cacar monyet meliputi gejala mirip flu berikut:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Virus Nipah: Penyebab, Gejala, Cara Penularan, dan Kasus Terbarunya di India

Virus Nipah: Penyebab, Gejala, Cara Penularan, dan Kasus Terbarunya di India

Deli | Senin, 18 September 2023 | 10:35 WIB

Penyakit Clerence Chyntia Audry Kanker Pembuluh Darah, Kenali Gejalanya

Penyakit Clerence Chyntia Audry Kanker Pembuluh Darah, Kenali Gejalanya

Deli | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 13:03 WIB

Terkini

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Sespri Prabowo Rizky Irmansyah Jadi Sorotan

Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Sespri Prabowo Rizky Irmansyah Jadi Sorotan

Video | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:07 WIB

Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang

Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:04 WIB

Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik

Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:04 WIB

4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman

4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:00 WIB

Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit

Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:00 WIB

Kota Semakin Panas: Penelitian Ini Tunjukkan Atap Putih Bisa Bantu Turunkan Suhu

Kota Semakin Panas: Penelitian Ini Tunjukkan Atap Putih Bisa Bantu Turunkan Suhu

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:55 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB

Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo

Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:50 WIB