Ilmuwan Temukan Sungai Tergelap di Dunia, Airnya Hitam Pekat dan Tak Terlihat

Deli

Senin, 23 Oktober 2023 | 21:01 WIB
Ilmuwan Temukan Sungai Tergelap di Dunia, Airnya Hitam Pekat dan Tak Terlihat
Ilustrasi Sungai (Pixabay)

Selalu ada penemuan yang mengejutkan dan mengherankan yang ditemukan oleh para ilmuwan akhir-akhir ini. Terbaru, ilmuwan telah menemukan sungai tergelap di dunia, yang bahkan lebih gelap dari Rio Negro.

Namun, sungai yang ditemukan ilmuwan ini tidak seperti sungai kebanyakan. Sebab, sungai ini memiliki air yang hitam pekat sehingga apa yang ada di dalamnya tidak terlihat.

Sungai yang baru saja ditemukan tersebut diberi nama Ruki yang merupakan anak sungai Kongo. Ruki dijuluki sebagai sungai paling gelap di dunia karena memiliki air yang sangat gelap.

Bahkan ketika seseorang menghadapkan wajahnya ke air sungai tersebut, maka tak akan nampak wajah kamu seperti ketika kamu "bercermin" di sungai dengan air jernih.

Karena itu disebut sebagai sungai tergelap di dunia yang pernah ditemukan para ilmuwan.

Kenapa airnya bisa gelap?

Dalam studi ilmiah pertama terhadap sungai di Afrika tersebut, para ilmuwan menyimpulkan bahwa air berwarna gelap disebabkan oleh tingginya kadar bahan organik terlarut dari hutan hujan di sekitarnya.

Para ilmuwan menemukan bahwa warna tersebut disebabkan oleh senyawa kaya karbon yang terlarut dari sisa tanaman yang membusuk dan terbawa ke Sungai Ruki oleh air hujan dan banjir.

Dr Travis Drake, penulis utama studi yang diterbitkan baru-baru ini, mengatakan bahwa Ruki “pada dasarnya adalah teh hutan” yang diseduh dari tanaman kaya karbon. Warna air yang dihasilkan membuat Ruki lebih gelap dibandingkan Rio Negro.

baca juga

Senyawa organik yang terlarut dari vegetasi ini menyerap cahaya, jadi semakin tinggi konsentrasinya, air akan tampak semakin gelap,” kata Dr. Drake. 

Ini seperti menyeduh teh dengan konsentrasi ekstra menggunakan banyak kantong teh," tambahnya.

Dengan menggunakan sistem pengukuran, tim ilmuwan ETH Zurich dari Swiss menemukan bahwa Ruki 1,5 kali lebih gelap daripada Rio Negro di Amazon yang selama ini dikenal sebagai sungai blackwater dunia. 

Dan meskipun Ruki hanya menempati seperduapuluh dari Cekungan Kongo, akan tetapi hal ini memberikan gambaran seperlima dari seluruh karbon terlarut di Kongo.

Sungai Ruki adalah salah satu sistem sungai yang paling kaya DOC di dunia,” kata Matti Barthel, rekan penulis studi tersebut.

Perairannya mengandung senyawa karbon organik empat kali lebih banyak dibandingkan di Kongo dan 1,5 kali lebih banyak dibandingkan di Rio Negro di Amazon.

Apa itu Rio Negro?

Sebagai informasi, sebelum Ruki ditemukan, gelar sungai dengan air terhitam di dunia dimiliki oleh Rio Negro. 

Rio Negro adalah salah satu anak sungai terbesar di Sungai Amazon dan dinamai oleh penjelajah dan penakluk Spanyol Francisco de Orellana yang mengunjungi sungai tersebut pada tahun 1541.

Sungai tersebut diberi nama Negro, yang berarti hitam dalam bahasa Portugis karena warna airnya yang gelap. Warna tersebut disebabkan oleh perbedaan tanin di sungai dengan dedaunan yang mendarat di air dalam perjalanannya dari dataran tinggi Kolombia. 

Rio Negro adalah sungai blackwater terbesar di dunia dan meskipun berwarna, airnya mengandung sedikit sedimen tapi air di sungai Rio Negro termasuk salah satu sungai terbersih di dunia.

Kontributor : Damai Lestari  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketiban Rezeki Nomplok, China Temukan Logam Langka Niobium, Apa Itu?

Ketiban Rezeki Nomplok, China Temukan Logam Langka Niobium, Apa Itu?

Deli | Kamis, 19 Oktober 2023 | 07:42 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×