Ada Kontes Foto Layang-Layang Berhadiah Jutaan Rupiah di Bali, Ini Syaratnya

Suara Denpasar | Suara.com

Senin, 08 Agustus 2022 | 09:08 WIB
Ada Kontes Foto Layang-Layang Berhadiah Jutaan Rupiah di Bali, Ini Syaratnya
IMG-20220802-WA0020 (Humas Denpasar)

SUARA DENPASAR - Kompetisi ini masih akan dibuka sampai dengan satu pekan ke depan atau sampai tanggal 15 Agustus 2022. Syaratnya mudah, dan hadiahnya total mencapai jutaan rupiah.

Kompetisi foto layang-layang digelar oleh INsightID yang berkolaborasi dengan seniman layangan ternama di Bali yakni Deck Sotto.

Ajang ini terbuka untuk umum, obyek foto adalah layang-layang yang biasa digunakan oleh pemain layangan seperti bebean, pecukan, dan janggan.

Panitia acara dari INsightID Bali I Gusti Ngurah Adi Pramana mengatakan musim layangan telah tiba, sejumlah tanah lapang kini banyak digunakan untuk menerbangkan layangan berbagai jenis di Bali.

Selain menjadi bagian dari tradisi, layang-layang di Bali juga bisa mendatangkan daya tarik wisatawan.

"Awalnya pendaftaran kami tutup sampai tanggal 31 Juli 2022, tapi karena banyaknya permintaan para pecinta layang-layang, maka kompetisi yang menggunakan tema #layangINbali22 diperpanjang sampai 15 Agustus 2022," kata Ngurah, Senin 8 Agustus 2022.

Lalu bagaimana untuk mengikuti kompetisi ini?

Kata dia cukup siapin foto terbaik layanganmu, upload di feed instagram dengan mention 3 orang teman, serta akun @deck_sotto dan @insightid, lalu menggunakan hashtag #layangINbali22, #layangINbali, #itsinyou dan jangan lupa follow @insightid.

Kata dia obyek layang-layang apapun boleh ikutan dan boleh upload lebih dari 1 layang-layang.

"Saat ini, jumlah peserta sudah ada 100-an yang mendaftar kompetisi. Peserta terbanyak masih dari kota Denpasar. Untuk jenis layang-layang yang paling banyak dikirim itu didominasi jenis bebean, disusul sama janggan," imbuhnya.

Tujuan diadakan lomba ini menurutnya juga untuk melestarikan layang-layang yang ada di Bali.

Hampir setiap tahun kata dia selalu ada turnamen layang-layang yang digelar oleh berbagai komunitas maupun pemerintah daerah setempat.

Untuk INsightID sendiri turnamen yang mengambil sisi lain dari layang-layang yakni foto adalah pertama kalinya digelar. Antusiasme peserta juga membeludak sampai akhirnya lomba foto ini harus diperpanjang.

"Untuk penilaian akan diberikan oleh juri sebanyak 60 persen, kemudian 40 persen penilaian dilihat dari like dan komentar. Ini karena akan ada 12 finalis foto terbaik yang akan diposting di akun instagram kami, dan akan dilihat jumlah like dan komentarnya," jelasnya.

Penyelenggara Layang IN Bali dari INsightID, Fransiscus Stevy, mengatakan akan ada total hadiah jutaan rupiah yang diperebutkan oleh peserta dengan foto terbaik. Kontes foto ini selain untuk memberikan ruang kepada masyarakat, juga untuk meramaikan pagelaran layang-layang di Bali. *

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Rekomendasi Serial WeTV Indonesia, Layangan Putus hingga Little Mom

5 Rekomendasi Serial WeTV Indonesia, Layangan Putus hingga Little Mom

Lifestyle | Sabtu, 09 Juli 2022 | 15:00 WIB

Bayi Briptu Suci "Layangan Putus Versi ASN" Meninggal Dunia, Netizen Berempati

Bayi Briptu Suci "Layangan Putus Versi ASN" Meninggal Dunia, Netizen Berempati

Sumsel | Minggu, 03 Juli 2022 | 17:15 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif

5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif

Jabar | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:22 WIB

Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI

Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI

Sulsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:19 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara

Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:12 WIB

4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan

4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan

Bogor | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:11 WIB

Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi

Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi

Bogor | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:58 WIB

Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar

Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:51 WIB

Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing

Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing

Jabar | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:39 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara

Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:28 WIB