SUARA DENPASAR – Ida Made Wiyanta, pria asal Karangasem yang membobol lima rumah di Gianyar menghambur-hamburkan uangnya tidak hanya untuk kebutuhkan hidup. Melainkan, dia menghabiskan uang hasil mencuri untuk berfoya-foya. Antara lain untuk bermain judi dan main cewek.
Hal itu diungkapkan Kapolsek Gianyar, Kompol Gede Putra Astawa, Rabu, 10 Agustus 2022. Putra Astawa mengungkapkan, dari lima rumah yang disatroni Ida Made Wiyanta mendapatkan sejumlah perhiasan emas.
Perhiasan emas itu kemudian dia jual ke tukang emas di pinggir jalan. “Hasil jual (perhiasan emas) tersebut dipakai foya-foya, judi, dan mencari cewek,” ucap Kompol Gede Putra Astawa dilansir dari beritabali.com, jaringan suara.com.
Diketahui, lima rumah yang dibobol Ida Made Wiyanta semuanya berada di wilayah Kecamatan Gianyar. Pertama, rumah di Jalan Dharmagiri Gianyar, namun tidak ada kerugian sehingga tidak ada laporan warga.
Kedua, rumah milik Luh Ketut Manik Swasti di Jalan Sinta, Gianyar, yang mengakibatkan korban rugi Rp32.500.000.
Ketiga, Ida Made Wiyanta beraksi di sebuah rumah di Jalan Raden Wijaya, Gianyar, sehingga korban menderita kerugian sebesar Rp5 juta. Korban tidak melaporkan kasus ini ke polisi.
Keempat, rumah Mohammad di Jalan Raya Bukit Jati, Gianyar disatroni sehingga mengakibatkan kerugian sebanyak Rp2,5 juta.
Kelima atau terakhir, Ida Made Wiyanta mencuri di rumah Kadek Moleh di Jalan Bhayangkara, Gianyar dengan kerugian Rp11 juta.
Saat beraksi, tersangka Ida Made Wiyanta berpura-pura mencari alamat. Ketika rumah itu kosong, dia segera masuk lewat jendela rumah. Namun bila ketahuan warga, dia berpura-pura mencari alamat.
Baca Juga: Putra Eks Sekda Buleleng Ditahan, Pengacara Sebut Jaksa Kurang Teliti dan Terburu-buru
Dari laporan Sebagian korban, Ida Made Wiyanta ditangkap di tempat tinggalnya. Ternyata, dia adalah seorang residivis. Sebelumnya dia pernah tertangkap dan dipenjara karena mencuri burung. (*)