Video Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Murka Copot Paksa Masker Paspampres, Ternyata

Suara Denpasar Suara.Com
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 14:55 WIB
Video Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Murka Copot Paksa Masker Paspampres, Ternyata
Video Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Murka Copot Paksa Masker Paspampres, Ternyata (YouTube/berita surakarta)

SUARA DENPASAR - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menarik paksa masker seorang Paspampres. Gibran tampak marah ketika Paspampres itu meminta maaf.

Kasus tersebut bermula ketika seorang warga melaporkan seorang Paspampres memukul sopir truk di kawasan Stadion Manahan, Selasa 9 Agustus 2022. Laporan tersebut sempat viral di media sosial twitter.

Kemudian Gibran berjanji untuk menemukan oknum Paspampres itu. Belakangan diketahui, Paspampres yang melakukannya bernama Hari Misbah.

Hari kemudian diminta meminta maaf kepada warga. Saat permintaan maaf itu, Gibran tiba-tiba dari belakang menarik masker yang dikenakan Hari.

Hal tersebut terlihat  dalam video yang diunggah Channel Youtube Berita Surakarta, Jumat 12 Agustus 2022.

"Siap, saya mengakui saya salah. Saya minta maaf atas kesalahan saya dan tidak akan mengulanginya kesalahan saya," kata dia, Jumat (12/8/2022).

"Saya minta maaf juga kepada bapak yang saya pukul dan keluarganya, mohon maaf. Karena perbuatan saya mungkin menyakiti hari dan keluarganya. Kepada warga Solo, saya juga minta maaf," kata dia.

Dalam video itu, Hari mengaku pemukulan terjadi di lampu traffic light kawasan Manahan dan mau ke daerah Sumber dari arah timur.

Saat itu posisi sudah lampu merah dan masih memaksakan untuk maju, terus dari depan mobil sudah tutup. Akhirnya kena bagian belakang truk, sedangkan mobil ditumpangi anggota Paspampres pecah bagian kaca.

Baca Juga: 4 Orang Diperiksa sebagai Saksi Korupsi Pengadaan Tower Transmisi PLN, 1 Di Antaranya Dirjen Kementerian ESDM

"Saat kejadian tidak sedang mengawal tapi sendiri. Pakai mobil rental dan pakai sopir," kata dia. 

Misbah pun mengaku salah dalam kejadian itu. Saat itu, kata dia, sedang tidak dalam posisi yang urgen. "Siap, tidak ada. Ini murni kesalahan saya," ungkapnya.

Ketika ditanya kenapa melakukan pemukulan, Misbah mengaku khilaf dan salah. Untuk Surat Izin Mengemudi (SIM) korban yang diambil, nanti dari rental biar berkomunikasi.

"Kalau mukul saya mengaku salah dan khilaf. SIM sudah dikembalikan kepada bapaknya," sambungnya.

Misbah pun bertemu dengan sopir truk korban pemukulan. SIM sudah dikembalikan tadi, untuk kerusakan akan diperbaiki dengan asuransi.(Suara Surakarta)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI