4 Kebohongan Ferdy Sambo dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Joshua

Suara Denpasar | Suara.com

Selasa, 16 Agustus 2022 | 22:11 WIB
4 Kebohongan Ferdy Sambo dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Joshua
4 Kebohongan Ferdy Sambo dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Joshua (Suara.com)

SUARA DENPASAR - Kasus pembunuhan Brigadir Joshua membuka kebohongan demi kebohongan yang dilakukan oleh tersangka, Irjen Ferdy Sambo.

Sebagaimana diketahui, Sambo telah ditetapkan tersangka dalam kasus Brigadir Joshua itu. Sambo merupakan tersangka yang menyuruh Bharada E mengeksekusi Brigadir Joshua.

Dari catatan Suara.com, ada 4 kebohongan yang dilakukan Sambo, sejak kasus ini terungkap. Kebohongan itu dilakukan untuk menutupi kejahatannya.

Berikut adalah ulasannya. 

1. Tidak ada baku tembak

Kebohongan pertama yang tercatat yaitu tidak adanya baku tembak. Hal tersebut terungkap saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa tidak peristiwa baku tembak di rumah dinas Ferdy Sambo, sehingga menewaskan Brigadir J.

Padahal sebelumnya, pada konferensi pertama kasus ini yang digelar pada Senin (11/7/2022), kepolisian menyatakan telah terjadi baku tembak antara Brigadir J dengan Bharada E di rumah Ferdy Sambo. Baku tembak itulah yang pada akhirnya mengakibatkan Brigadir J terbunuh.

Namun, fakta yang terjadi di TKP, menurut Kapolri, Ferdy Sambo memerintah Bharada E untuk menembak Brigadir J.

"Tim Khusus menemukan peristiwa yang terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap Saudara J, hingga meninggal dunia, yang dilakukan oleh RE (Bharada E) atas perintah saudara FS (Ferdy Sambo)," kata Kapolri.

Kebohongan ini terungkap berkat keterangan Bharada E yang telah mengajukan diri sebagai justice collaborator.

2. Mengaku tak ada di lokasi kejadian

Saat kasus ini muncul ke permukaan, keterangan pertama yang muncul yaitu Ketika baku tembak itu terjadi, Ferdy Sambo mengaku tidak ada di tempat kejadian perkara karena sedang melakukan tes PCR sepulang dari Magelang, Jawa Tengah.

Sambo mengaku baru mengetahui peristiwa baku tembak di rumahnya tersebut setelah ditelepon oleh istrinya, Putri Candrawathi.

Namun belakangan, diketahui bahwa Ferdy Sambo ada di lokasi kejadian, dan bahkan Sambo lah yang memerintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir J.

3. Tak ada pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Respon Pengacara Keluarga Brigadir J soal Status Penembak Jadi Justice Collaborator, 'Saya Lihat mukanya'

Respon Pengacara Keluarga Brigadir J soal Status Penembak Jadi Justice Collaborator, 'Saya Lihat mukanya'

| Selasa, 16 Agustus 2022 | 20:26 WIB

Kuasa Hukum Brigadir Joshua Minta Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo Dijadikan Tersangka

Kuasa Hukum Brigadir Joshua Minta Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo Dijadikan Tersangka

| Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:01 WIB

Terkini

Isuzu GIGA FVM Jadi Solusi Logistik Modern Hasil Kolaborasi IAMI dan MODA di GIICOMVEC 2026

Isuzu GIGA FVM Jadi Solusi Logistik Modern Hasil Kolaborasi IAMI dan MODA di GIICOMVEC 2026

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 09:14 WIB

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 09:10 WIB

LG Ungkap Tantangan Smart Home di Indonesia, Edukasi Konsumen dan Teknologi AI Jadi Kunci

LG Ungkap Tantangan Smart Home di Indonesia, Edukasi Konsumen dan Teknologi AI Jadi Kunci

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 09:00 WIB

Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United

Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United

Bola | Sabtu, 11 April 2026 | 09:00 WIB

Terungkap Penyebab Kasus HIV/AIDS di Pekanbaru Tertinggi se-Riau

Terungkap Penyebab Kasus HIV/AIDS di Pekanbaru Tertinggi se-Riau

Riau | Sabtu, 11 April 2026 | 08:58 WIB

Kena OTT KPK, Bupati Tulungagung Gatut Sunu dari Partai Apa?

Kena OTT KPK, Bupati Tulungagung Gatut Sunu dari Partai Apa?

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 08:56 WIB

Kenapa 5G Telkomsel Tidak Muncul di HP? Ini Penyebab yang Sering Terjadi di Palembang

Kenapa 5G Telkomsel Tidak Muncul di HP? Ini Penyebab yang Sering Terjadi di Palembang

Sumsel | Sabtu, 11 April 2026 | 08:51 WIB

6 HP Harga Rp2 Jutaan dengan Kamera 108MP dan Stabilizer, Hasil Foto Memukau Setara iPhone

6 HP Harga Rp2 Jutaan dengan Kamera 108MP dan Stabilizer, Hasil Foto Memukau Setara iPhone

Your Say | Sabtu, 11 April 2026 | 08:50 WIB

30 Kode Redeem FF Terbaru 11 April 2026: Klaim Skin Evo Gun hingga AK47 Blue Flame Draco Gratis

30 Kode Redeem FF Terbaru 11 April 2026: Klaim Skin Evo Gun hingga AK47 Blue Flame Draco Gratis

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 08:40 WIB

Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026

Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026

Sport | Sabtu, 11 April 2026 | 08:39 WIB