SUARA DENPASAR - Bharada Richard Eliezer atau Bharada E sempat menyatakan tidak ingin dipertemukan dengan Irjen Pol Ferdy Sambo, mantan atasannya. Namun, dalam rekonstruksi pembunuhan Brigadir Joshua atau Brigadir J (Nofriansyah Yosua Hutabarat) yang akan digelar Selasa (30/8/2022), Bharada E akan dipertemukan dengan Ferdy Sambo.
"Kalau rekonstruksi info dari penyidik (Bharada E) dapat dihadirkan (bersama Ferdy Sambo)," jelas Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo dikonfirmasi wartawan, Minggu (28/8/2022).
Bharada E tidak bisa mengelak lagi untuk bertemu dengan Ferdy Sambo. Setelah memberikan keterangan yang membongkar skenario hoaks Ferdy Sambo, dia selalu berpesan tidak mau dipertemukan dengan mantan atasannya itu.
"Richard minta disiapkan pengacara baru serta tidak mau dipertemukan dengan saudara FS," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, Rabu (24/8/2022).
Bahkan, dalam sidang etik dengan terduga pelanggar Ferdy Sambo pada Kamis (25/8/2022) lalu, Bharada E tidak hadir langsung dalam sidang etik. Dia hadir memberikan kesaksian secara online atau daring. Dedi menjelaskan, salah satu alasan Bharada E tidak hadir adalah sebagai justice collaborator.
Walau begitu, penyidik terpaksa akan mempertemukan Bharada E dengan Ferdy Sambo dalam rekonstruksi perkara pembunuhan Brigadir Joshua di rumah dinas Kadiv Propam Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022).
Menurut Dedi, Bharada E akan dihadirkan dalam rekonstruksi lantaran jaksa penuntut umum (JPU) ingin mengetahui persis gambaran fakta terjadinya pembunuhan Brigadir Joshua di tempat kejadian perkara.
"Agar jaksa penuntut umum mendapat gambaran fakta di TKP," jelasnya.
Dalam rekonstruksi ini, tiga tersangka lain, yakni Bripka Ricky Rizal (RR), Kuat Ma’ruf, dan Putri Candrawathi akan dihadirkan. (*)
Baca Juga: Begini Kronologi Pembunuhan Keji Pegawai Bank di Bali hingga Pelarian Kedua Pelaku