Suara Denpasar - Libido liar AM, insisial guru agama di salah satu SMP di Batang, Jawa Tengah, membuat banyak pihak terperangah. Guru yang harusnya menjadi panutan itu diketahui mencabuli 45 siswi SMP di tempatnya mengajar.
Aksi bejat pelaku itu dengan memperkosa 10 siswi dan sekitar 35 siswi menjadi korban pencabulan. Aksi tak senonoh itu dilakukan di ruang OSIS, dalam gudang, ruang kelas, hingga musala.
Bahkan, berdasar penelurusan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) beberapa korban dipaksa bertelanjang demi fantasi seksual tersangka, kemudian dipaksa untuk melakukan persetubuhan, lalu divideokan di gudang.
mengatakan, pihaknya telah selesai melakukan olah TKP di sekolah tempat pelaku melakukan pencabulan terhadap murid-muridnya.
"Tempat yang sering digunakan tersangka untuk melakukan pencabulan, mulai dari ruang OSIS, gudang, ruang kelas, hingga musala sekolah," kata Direskrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandani Raharjo Puro kepada awak media, Jumat (2/9/2022). "Kami mengimbau para korban untuk berani melapor," ujarnya.
Diduga masih ada korban yang tidak berani melapor. Apalagi, pelaku juga diketahui pernah mengajar di sekolah SD dan SMP di luar Barang. Modus yang digunakan pelaku adalah dengan menakut-nakuti korban dengan jabatan pelaku sebagai pembina OSIS.
Perbuatan bejat yang sudah memakan korban puluhan siswi ini dimulai sejak 2020 lalu. Terakhir aksi bejat itu dilakukan saat upacara 17 Agustus 2022. ***