Tiga Kapolda Terseret Kasus Ferdy Sambo? Pengamat Sebut Spekulasi Liar

Suara Denpasar | Suara.com

Minggu, 11 September 2022 | 10:45 WIB
Tiga Kapolda Terseret Kasus Ferdy Sambo? Pengamat Sebut Spekulasi Liar
Ilustrasi Kapolri- Tiga Kapolda Terseret Kasus Ferdy Sambo? Pengamat Sebut Spekulasi Liar (Suara Denpasar)

Suara Denpasar- Tiga nama Kapolda terseret-seret dalam kasus Ferdy Sambo, spekulasi itu muncul pasca kasus pembunuhan Brigadir J mencuat ke publik.

Dr Edi Hasibuan yang merupakan akademisi di Universitas Bhayangkara Jakarta memiliki pandangan tersendiri soal tudingan terhadap tiga kapolda tersebut.

Kata dia nama tiga kapolda yang dianggap terlibat untuk mengintervensi penyidikan kasus Ferdy Sambo itu hanyalah spekulasi liar.

Kata dia justru spekulasi tersebut sangat bahaya karena bisa melebar kemana-mana.

Dr Edi Hasibuan yang merupakan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) memiliki pandangan soal ini.

Kata dia dari logika kepangkatan intervensi sangat sulit dilakukan lantaran posisi Ketua Tim Khusus Polri dan Kabareskrim yang menangani kasus ini posisi lebh tinggi.

Sedangkan tiga kapolda secara hirarki adalah 'bawahan' dari ketua timsus dan Kabareskrim.

Seperti diketahui untuk ketua Timsus ini diemban oleh Irwasum Komjen Agung Budi Maryoto dan Kabareskrim diemban oleh Komjen Agus Andrianto.

"Jadi sangat tidak mungkin mereka intervensi Tim Khusus Polri," katanya saat menyampaikan keterangan tertulis dilansir dari laman ANTARA pada Minggu (11/9).

Karena itu kata dia semua pihak untuk berhenti menyampaikan spekulasi liar yang mengaitkan tiga Kapolda dengan kasus mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

Sebaiknya menurut dia biarkan Polri fokus melakukan penyidikan atas kasus pembunuhan berencana ini yang kini kasusnya bakal dilimpahkan ke persidangan.

Berkas-berkas pemeriksaan lima tersangka pembunuhan kini juga dalam proses untuk dilengkapi.

Lima tersangka pembunuhan ini sebelumnya sudah menjalani proses pemeriksaan uji kebohongan atau Lie Detector.

Para tersangka yang diperiksa ini adalah tersangka utama yakni Irjen Ferdy Sambo, kemudian ada ajudannya yakni Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, lalu Bripka Ricky Rizal, Kuwat Ma'ruf.

Nama terakhir adalah istri Ferdy Sambo yakni Putri Chandrawathi yang juga turut dilakukan pemeriksaan Lie Detector bersama asisten rumah tangganya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ferdy Sambo Bersuara, Bantah Pernyataan Bharada E, Bripka RR Ungkap Hal Janggal

Ferdy Sambo Bersuara, Bantah Pernyataan Bharada E, Bripka RR Ungkap Hal Janggal

| Minggu, 11 September 2022 | 08:53 WIB

Kenapa Hasil Lie Detector Ferdy Sambo Tak Diungkap ke Publik, Apa Ferdy Berbohong? Jawaban Polri Menyengat

Kenapa Hasil Lie Detector Ferdy Sambo Tak Diungkap ke Publik, Apa Ferdy Berbohong? Jawaban Polri Menyengat

| Sabtu, 10 September 2022 | 21:36 WIB

Terkini

Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District

Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District

Jakarta | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:25 WIB

Kim Sejeong Resmi Tinggalkan Jellyfish Setelah 10 Tahun, Bakal Gabung BH?

Kim Sejeong Resmi Tinggalkan Jellyfish Setelah 10 Tahun, Bakal Gabung BH?

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:25 WIB

Batu Beterbangan di Jalur Mudik Bandrex: Kaca Mobil Pecah, Pria Misterius Bikin Warga Garut Histeris

Batu Beterbangan di Jalur Mudik Bandrex: Kaca Mobil Pecah, Pria Misterius Bikin Warga Garut Histeris

Jabar | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:21 WIB

Vivo X300s Gegerkan Pasar: Kamera 200MP, Baterai 7100mAh, Fitur Super Lengkap

Vivo X300s Gegerkan Pasar: Kamera 200MP, Baterai 7100mAh, Fitur Super Lengkap

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:18 WIB

BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026

BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:16 WIB

Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil

Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:15 WIB

Film Peaky Blinders: The Immortal Man, Lebih Personal Kendati Melelahkan

Film Peaky Blinders: The Immortal Man, Lebih Personal Kendati Melelahkan

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:10 WIB

Malam Horor di Cikidang: Terjebak 9 Jam! Bau Kopling Terbakar dan Tangis Anak Pecah di Antrean

Malam Horor di Cikidang: Terjebak 9 Jam! Bau Kopling Terbakar dan Tangis Anak Pecah di Antrean

Jabar | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:06 WIB

5 Rekomendasi HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah untuk Performa Game Lancar

5 Rekomendasi HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah untuk Performa Game Lancar

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:05 WIB

Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya

Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:03 WIB