Korban Pencabulan Calon Pendeta di Alor Bertambah Jadi 12 Orang, Umurnya 13 sampai 19 Tahun

Suara Denpasar

Minggu, 11 September 2022 | 11:16 WIB
Korban Pencabulan Calon Pendeta di Alor Bertambah Jadi 12 Orang, Umurnya 13 sampai 19 Tahun
Korban Pencabulan Calon Pendeta di Alor Bertambah Jadi 12 Orang, Umurnya 13 sampai 19 Tahun. (ANTARA)

Suara Denpasar - Penyidik dari Polres Alor kini mendapatkan informasi baru soal jumlah korban pencabulan atau kekerasan seksual yang dilakukan oleh calon pendeta berinisial SAS.

Dari hasil penyidikan tersdbut jumlah korban kini bertambah menjadi 12 orang.

Jumlah tersebut bertambah setelah sehari sebelumnya ada enam korban lagi yang memberikan keterangan kepada penyidik.

Tambahan keterangan dari enam orang korban ini akan terus dilakukan pendalaman penyidikan untuk menyidik kasus ini.

Untuk para korban pencabulan ini umurnya masih ada yang di bawah umur, yakni 13 tahun.

Untuk korban lainnya umurnya di rentang 13 sampai dengan 19 tahun tinggal di kawasan di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Penyidik kini juga terus melakukan pemeriksaan terhadap SAS yang kini sudah ditetapkan menjadi tersangka dan dilakukan penahanan.

Pemeriksaan juga akan terus berlanjut untuk menuntaskan kasus ini.

Kasat Reskrim Polres Alor Iptu Yames Jems Mbau mengatakan jumlah korban saat ini menjadi 12 orang.

baca juga

"Sampai dengan Sabtu (10/9) kemarin jumlah korban bertambah jadi 12 orang, setelah ada enam orang lagi yang memberikan keterangan kepada penyidik," kata Kasat Reskrim Polres Alor Iptu Yames Jems Mbau, Minggu (11/9)/2022) dari laman ANTARA.

Ketua Majelis Sinode GMIT Merry Kolimon sebelumnya mengatakan bahwa gereja telah mengenakan sanksi berupa penundaan pentabisan menjadi vikaris dalam jabatan pendeta kepada SAS.

Majelis Sinode GMIT juga telah mengirim tim psikolog serta pendamping untuk membantu korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh SAS.

Merry menegaskan gereja tidak akan menghalang-halangi proses hukum terhadap SAS. 

Pihaknya juga berharap agar para korban mendapatkan perlindungan.

"Majelis Sinode GMIT berharap semua pihak agar turut melindungi para korban dari kekerasan berlapis," katanya.

Sebelumnya kasus kekerasan seksual ini mencuat usai para korbannya melapor ke polisi pada Kamis 1 September 2022.

Dari laporan itu kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta korban.

Dari hasil penyidikan tersebut kepolisian menangkap pelaku dan kini statusnya sudah menjadi tersangka.

Kasus kekerasan seksual ini masih terus dilakukan pendalaman penyidikan oleh kepolisian setempat. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buron Pencabulan Anak Tiri Ditangkap di Bali, Terancam 15 Tahun Penjara

Buron Pencabulan Anak Tiri Ditangkap di Bali, Terancam 15 Tahun Penjara

Denpasar | Kamis, 08 September 2022 | 18:08 WIB

Heboh! Kasus Polisi Tembak Polisi Terjadi di Lampung, Korban Tewas Didor saat Berada di Depan Rumah

Heboh! Kasus Polisi Tembak Polisi Terjadi di Lampung, Korban Tewas Didor saat Berada di Depan Rumah

Denpasar | Selasa, 06 September 2022 | 00:19 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×