Bibir Digigit Ular, Anak 2 Tahun Balas Dendam Gigit Si Ular hingga Mati

Suara Denpasar

Minggu, 18 September 2022 | 18:52 WIB
Bibir Digigit Ular, Anak 2 Tahun Balas Dendam Gigit Si Ular hingga Mati
Ilustrasi, Bibir digigit ular, balita 2 tahun balas dendam gigit si ular hingga mati (Pixabay/Rabe)

Suara Denpasar - Seorang anak balita berusia 2 tahun melakukan balas dendam terhadap ular yang mengigit bibirnya. Ular itu digigit balita perempuan itu hingga mati.

Peristiwa itu sudah berlangsung 10 Agustus 2022 lalu. Berawal ketika tetangga mendengar si balita berteriak di belakang rumah. Ketika ditengok, si tetangga melihat bibir anak 2 tahun itu mengalami luka. 

Yang menarik, ketika ditemukan si anak balita 2 tahun tersebut sedang menggigit seekor ular berukuran 50 sentimeter.

"Tetangga kami memberi tahu saya bahwa ular itu ada di tangan anak saya, dia bermain dengannya dan kemudian menggigitnya," kata Mehmet Ercan, ayah balita itu dilansir dari Newsweek.com, dikutip SuaraDenpasar, Minggu (18/9/2022).

Peristiwa itu memang terjadi di Desa Kantar, dekat Bingol, Turki. Akibat gigitan balas dendam dari si balita, ular tersebut mati.  

“Dia menggigit ular itu kembali sebagai balasan,” katanya.

Karena mengalami luka, si balita pun dilarikan ke ke Rumah Sakit Bersalin dan Anak Bingol untuk mengobati luka-lukanya. Beruntung, si anak segera pulih setelah sehari mendapati perawatan.

Racun ular, tergantung pada spesies ular, mengandung neurotoksin yang mengganggu impuls saraf, atau protein hemotoksin yang mengganggu pembekuan darah. Efek dari gigitan ular di antaranya kelumpuhan, perdarahan, kegagalan organ dan kerusakan jaringan, hingga kematian.

Tidak diketahui persis jenis ular yang menggigit balita tersebut. Dugaannya, bukan ular berbisa. Sebab, usia anak lebih rentan terhadap gigitan ular daripada orang dewasa.

baca juga

Di Turki sendiri ada 45 spesies ular yang ditemukan, 12 di antaranya berbisa. Secara global, WHO memperkirakan sekitar 5,4 juta orang digigit ular di seluruh dunia setiap tahun, 2,7 juta di antaranya berbisa. 

“Antara 81.000 dan 138.000 orang diperkirakan meninggal setiap tahun akibat gigitan ular, dengan tiga kali lipat jumlah tersebut menderita kelumpuhan permanen atau bahkan amputasi akibat bisa ular,” beber laporan berita tersebut.

Menurut , Pusat Informasi Racun Nasional (NPIC), di negara Turki ada 550 kasus gigitan ular yang dilaporkan dalam sembilan tahun antara 1995 dan 2004. 

Gigitan ular dapat diobati dengan antivenoms, yang biasanya dibuat menggunakan bisa ular itu sendiri. Akan tetapi, produksi antivenom menghadapi sejumlah masalah, karena hanya sedikit negara yang memiliki kapasitas untuk memproduksi racun ular dengan kualitas yang cukup baik. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perjaka Hilang, Kisah Lelaki Feminim yang Enam Bulan Disekap Oma Bule di Bali

Perjaka Hilang, Kisah Lelaki Feminim yang Enam Bulan Disekap Oma Bule di Bali

Denpasar | Minggu, 18 September 2022 | 15:46 WIB

Cerita Lucu Jenderal, Istri, dan Ajudannya, Awas! Bisa Bikin Ngakak

Cerita Lucu Jenderal, Istri, dan Ajudannya, Awas! Bisa Bikin Ngakak

Denpasar | Minggu, 18 September 2022 | 13:50 WIB

Sempat Diceritakan Anak Belum Bayar Sekolah, Ayah di Bali Tusuk Leher Sendiri hingga Tewas

Sempat Diceritakan Anak Belum Bayar Sekolah, Ayah di Bali Tusuk Leher Sendiri hingga Tewas

Denpasar | Sabtu, 17 September 2022 | 20:38 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×