Suara Denpasar- Tiga laga yang dijalani Persebaya Surabaya berakhir dengan kekalahan menyakitkan.
Bahkan di laga terakhir saat lawan tim papan bawah RANS Nusantara FC, skuat berjuluk Bajul Ijo dipermalukan dengan menelan kekalahan di kandanag sendiri.
Pendukung Persebaya Surabaya yakni bonek pun melancarkan kekecewaannya dengan menginvasi lapangan tempat laga Persebaya vs RANS.
Posisi klsemen sementara BRI Liga 1 Persebaya juga berada di papan bawah tepatnya di urutan ke 14.
Posisi ini hanya satu strip saja dari penghuni zona degradasi atau posisi 15 klasemen BRI Liga 1.
Situasi ini membuat mental pemain Persebaya kini dalam keadaan yang tidak baik-baik saja.
Untuk memulihkan mental pemain kini pelatih Persebaya Aji Santoso fokus membenahi mental pemain sebelum laga di pekan ke 11 BRI Liga 1.
Aji mengajak bicara para pemain dari hati ke hati, ini dilakukan untuk mendengar perasaan mereka sekaligus memberikan motivasi untuk bangkit.
Hal ini dilakukan lantaran dalam 3 laga yang dijalani mental pemain sedng tidaak bagus sehingga harus menelan kekalahan beruntun dari Bali United FC, PSM Makassar dan Rans Nusantara FC.
Baca Juga: Klasemen Liga 2 Group Tengah, PSIM dan Persela Lamongan Terpuruk, Bekasi City Jagoan
"Latihan hari ini saya lebih banyak mengajak bicara para pemain. Ini juga jadi bagian tugas saya. Salah satunya adalah untuk menyiapkan mental anak-anak untuk segera bangkit," kata pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso.
Mentalitas ini diakuinya sangat penting. Pemain tidak hanya diterpa ketidakpercayaan dari pihak luar, seperti para suporter, tetapi juga perasaan kecewa di dalam diri sendiri lantaran tidak bisa meraih poin penuh.
Dua hal tersebut belum ditambah dengan sejumlah pemberitaan yang dianggap Aji akan semakin memberatkan pemain.
Sehingga, perbaikan mental ini penting mumpung kompetisi sedang jeda dua pekan karena FIFA match day. ***