Suara Denpasar – Seorang anak berusia 15 tahun berinisial HS asal Dusun Buana Sari, Desa Kayu Putih, Kecamatan Sukasada, Buleleng tewas usai mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Singaraja-Seririt, persisnya wilayah Pemaron, Kamis (29/9/2022). Lakalantas terjadi saat sepeda motor yang dikendarai anak 15 tahun itu bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP I Gede Sumarjaya menjelaskan, peristiwa itu berlangsung sekitar Pukul 06.15 WITA. Saat itu, HS yang mengendarai sepeda motor DK 5093 UBC datang dari arah timur menuju ke arah barat.
Sesampainya di tempat kejadian, dia mencoba mendahului kendaraan yang ada di depannya. Namun, dia mengambil haluan terlalu ke kanan.
“Bersamaan datang sepeda motor DK 3670 QZ, dari arah barat menuju ke arah timur sehingga terjadi laka lantas,” jelas Sumarjaya.
Saat itu, sepeda motor DK 3670 QZ dikendarai Ketut Supardika (35) warga Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, dan membonceng Wayan Sukarata (22).
Akibat benturan keras samping lawan samping ini, dua sepeda motor ambruk bersama pengendaranya masing-masing. HS si bocah 15 tahun itu mengalami luka lecet pada kaki kiri, keluar darah dari mulut dan telinga, kemudian mengalami luka robek pada kaki kanan.
Dalam kondisi sekarat, HS dibawa ke RS Paramasidhi, Singaraja. “Tim Medis Rumah Sakit Paramasidhi menyatakan meninggal dunia,” jelas Sumarjaya.
Pengendara sepeda motor DK 3670 QZ Ketut Supardika dan Wayan Sukarata juga dibawa ke RS Paramasidhi. Supardika mengalami luka lecet pada lutut kaki sebelah kanan, luka robek pada dahi, patah pada tangan kanan. Sedangkan Sukarata mengalami luka lecet pada dagu dan bibir, lecet pada kedua jari, kedua kaki dan luka robek pada lutut.
Peristiwa laka lantas ini ditangani Sat Lantas Polres Buleleng. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan, dua sepeda motor masih diamankan sebagai barang bukti. (beritabali.com)
Baca Juga: Ternyata, Lesti Kejora Pergoki Rizky Billar Selingkuh lalu Dibanting dan Dicekik