Terbaru! Raut Kesal Kang Dedi Mulyadi karena Nimo Highland, Sampai Singgung Bali

Suara Denpasar

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 20:58 WIB
Terbaru! Raut Kesal Kang Dedi Mulyadi karena Nimo Highland, Sampai Singgung Bali
Terbaru! Raut Kesal Kang Dedi Mulyadi karena Nimo Highland, Singgung Bali (YouTube Dedi Mulyadi)

Suara Denpasar - Anggota DPR RI, Kang Dedi Mulyadi sampai dibuat kesal. Penyebabnya adalah objek wisata Nimo Highland Pangalengan, di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. 

Anggota Komisi VI DPR RI itu mengeluarkan kritikan tajam kepada objek wisata itu karena tidak mencerminkan pariwisata lokal. Kekesalan Dedi tampak di unggahan kanal YouTube miliknya pada 28 September 2022.

Awalnya Dedi memeriksa bangunan Nimo Highland. Kemudian menurutnya bahwa bangunan yang berdiri di lokasi tersebut tidak sesuai dengan lingkungan dan tak mencerminkan kearifan lokal kondisi Pangalengan dengan hamparan kebun teh dan berbukit.

Dedi menilai, seharusnya Nimo Highland dibangun dengan basis kayu dan bambu. "Atapnya harusnya injuk. Itu bisa tahan sampai puluhan tahun," kata Kang Dedi.

Nimo Highland, kata Dedi, bangunannya justru menghilangkan keindahan yang ada dan terlahir di lokasi tersebut dari awal. Sebab, bangunannya. "Menggunakan seng seperti ini menghilangkan keindahan, keindahan alam justru hancur dengan bangunan seperti ini,"kata dia.

Kekesalan Dedi menjadi-jadi saat tahu adanya bangunan yang berada di atas bukit. Eks Bupati Purwakarta dua periode tersebutmengatakan kalau bangsa Belanda dahulu, mengajarkan kearifan lokal dalam setiap proses pendirian sebuah bangunan.

"Padahal Belanda itu tidak memperbolehkan mendirikan bangunan di bukit," kata suami Anne Ratna Mustika ini.

Dedi mengatakan penataan sebuah lokasi pariwisata harus dilakukan dengan sangat baik dan merawatnya agar terus menjadi magnet dan daya Tarik pengunjung ke lokasi wisata adalah hal yang sangat sulit. Hal itu untuk menjaga pariwisata di tempat tetap itu tetap berdenyut. 

"Kalau tidak ditata baik, maka orang akan bosan dan yang harus dipikirkan itu kesinambungan dan keberlanjutannya kedepan," kata Kang Dedi.

baca juga

Kang Dedi pun menyinggung Bali dan mencontohkannya menjadi sektor wisata kelas dunia. Musababnya, Bali membangun pariwisatanya berdasarkan kearifan lokal.

Dia mengatakan kepercayaan masyarakat Bali dituangkan ke dalam konsep memelihara lingkungan termasuk arsitektur. Dedi pun menyebut pengelola wisata yang ada di Jawa Barat, termasuk bagi para pengelola wisata Pangalengan di Kabupaten Bandung.

"Kalau tidak memiliki karakter ya ramai di awal dan ujungnya tutup," jelas Dedi.(Suara Cianjur)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Youtube Kang Dedi Mulyadi Vs Ambu Anne, Siapa Lebih Populer dan Berapa Pendapatannya? Wow!

Youtube Kang Dedi Mulyadi Vs Ambu Anne, Siapa Lebih Populer dan Berapa Pendapatannya? Wow!

Denpasar | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 17:26 WIB

Simak! Tanggapan Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa dan Perekonomian Setda Bali Terkait Tender Proyek PKB Bidang Cipta Karya

Simak! Tanggapan Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa dan Perekonomian Setda Bali Terkait Tender Proyek PKB Bidang Cipta Karya

Denpasar | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 16:33 WIB

Apakah Video Youtube Kang Dedi Mulyadi Asli atau Settingan? Ini Jawabanya

Apakah Video Youtube Kang Dedi Mulyadi Asli atau Settingan? Ini Jawabanya

Denpasar | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 15:41 WIB

Saat Kang Dedi Mulyadi Temui Kisah Nyata, Mertua Bobotoh Persib Bandung, Menantu Jak Mania, Adem

Saat Kang Dedi Mulyadi Temui Kisah Nyata, Mertua Bobotoh Persib Bandung, Menantu Jak Mania, Adem

Denpasar | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 14:42 WIB

Terkini

Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?

Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:42 WIB

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:39 WIB

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:12 WIB

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:09 WIB

×