Suara Denpasar - Langkah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 selain membuat telinga PDI Perjuangan memerah.
Tapi, juga membuat partai yang dibesut Grace Natalie itu menjadi bahan olok-olokan netizen.
Penyebabnya, beredar video Grace Natalie saat mencalonkan Ganjar bersama Yenny Wahid di balas dengan potongan video pernyataan dari Gubernur Jawa Tengah tersebut.
"Kami mengumumkan bahwa Partai Solidaritas Indonesia akan mencalonkan Pak Ganjar Pranowo sebagai calon presiden PSI tahun 2024," kata Grace Natalie dalam video. "Yo masak aku dipasangke karo PSI. PSI iki sopo," sambung komentar Ganjar dalam video yang sama.
Warganet akhirnya banyak yang membuat video tersebut bahan olokan dan ada juga yang mengedit ulang sebagai bentuk satir politik.
"Masa Ganjar tanya PSI itu Sopo Iku dalam bahasa Jawa yang artinya siapa itu? Jadi sekarang PSI singkatan barunya jadi Partai Sopo Iku," kata Herusbeno Arief.
"Jadi itu hal, Ganjar ingin sesuatu yang lebih final. Bukan sekadar para pecicilan.Kan justru dia dijebak dalam soal yang berbahaya karena dianggap sebagai PSI, dan PSI dikaitkan dengan oligarkhi," jawab Rokcy Gerung dalam kanal YouTube yang dilansir denpasar.suara.com, Senin 10 Oktober 2022.
Rocky Gerung juga menjelaskan memang Ganjar juga diasuh oleh oligarkhi. "Bagian receh dari oligarkhi. Ganjar pasti berpikir ini cari duit PSI. Kalau PSI ucapkan deklarasi Ganjar.
Itu artinya bagi PSI 'tolong biayai kami' itu kan biasanya otak bocilnya ini kan," sindir Rocky Gerung. Jadi menurut dia, dengan seolah-olah PSI pro Ganjar dan sebagainya malah membuat posisi Ganjar buruk dalam peta politik. Dan ini juga diketahui oleh Ganjar.
"Jadi ini pukulan balik bagi PSI," ujarnya. Ujung-ujunya, PSI malah menjadi partai yang mudah dimainkan oleh banyak pihak. ***