Suara Denpasar - Farhat Abbas, pengacara penuh kontroversi dan banyak dekat dengan kalangan artis tak mau hanya berdiam diri menapak pemilu 2024.
Mantan suami biduan cantik Nia Daniaty tersebut mendirikan Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai). Partai ini sudah didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Senin 1 Agustus 2022.
Dalam video reels akun instagram pribadinya, Farhat Abbas membagikan moment bersama Moeldoko. Dia juga mengaskan mendukung mantan Panglima TNI tersebut untuk maju pada pemilu 2024 nanti.
"Beliau adalah sosok yang kharismatik dan cerdas," sebut Farhat Abbas dalam video tersebut yang disambut kata amin.
"Semoga bapak 2024 menjadi presiden Republik Indonesia," imbuhnya yang kembali dijawab amin dalam video pendek yang dibagikan pada 9 Agustus 2022.
Partai Pandai besutan Farhat Abbas bersama Elsa Syarief itu akhirnya dinyatakan tidak lolos sebagai peserta pemilu 2024.
Akibatnya, Sekretaris Jenderal Partai Pandai William Albert Zai pada awal September lalu berencana melaporkan KPU ke pihak kepolisian terkait tindak pidana informasi publik.
Sontak video tersebut mendapat beragam tanggapan dari netizen. "Hat partai loe aja ngak lolos 2024 sok sok ngomong pemilu 2024," tulis @davecharvyvlog disertai emoji tertawa.
"Sopo yang mau milih dia hat farhat...salam pandai kwkwkwk," sambung @drlatthailah. "Mereka ngelakwak kah, kok lucu banget," demikian komen @dedidwisanjaya.
Untuk diketahui, Partai Pandai didirikan pada tahun 2020 oleh Farhat Abbas. Selain sebagai pendiri, dia juga sebagai ketua umum.
Dan, jika lolos sebagai peserta pemilu 2024, dia memasang target yang lumayan tinggi sampai 10 persen suara pemilih dalam pemilu serentak tersebut.